Penyelundupan Minah Terjadi Lagi di Dermaga Telukdalam

Seorang oknum TNI AL (tanpa baju) berada di atas truk pengangkut BBM Subsidi | Foto: Edi Zebua
Seorang oknum TNI AL (tanpa baju) berada di atas truk pengangkut BBM Subsidi | Foto: Edi Zebua
Seorang oknum TNI AL (tanpa baju) berada di atas truk pengangkut BBM Subsidi. Foto diambil beberapa waktu yang lalu | Foto: Edi Zebua

Nias Selatan – SuaraNusantara.com

Aksi Penyelundupan bahan bakar minyak jenis minyak tanah (minah) terus terjadi di Pelabuhan Dermaga Telukdalam, Kabupaten Nias Selatan. Pelakunya diduga oknum aparat berseragam.

Informasi yang diperoleh wartawan di lapangan menyebutkan, pada malam Minggu (21/2), ada truk bermuatan minyak tanah, dimuat di kapal KMP. Simelu tujuan Sibolga. Truk tersebut, menurut informasi masyarakat, bertolak dari salah satu gudang karet di Kilometer Satu. Lalu truk berangkat menuju dermaga dan langsung naik Kapal KMP. Simelu.

Penyelundupan BBM jenis minah itu sudah kerap terjadi di Telukdalam dan tidak bisa dihentikan karena diduga pemiliknya oknum aparat berseragam.

Akibat bisnis penyelundupan minah tersebut, minah di Telukdalam menjadi langka, kalau pun ada harganya selangit. Beberapa ibu rumah tangga yang ditemui media ini mengeluh dan mengancam akan melakukan demo jika minyak tanah susah didapat dan harganya tidak stabil.

Komandan Lanal Nias Kolonel Laut (P) Ivan Gatot Prijanto, SE, saat dikonfirmasi mengenai dugaan keterlibatan anggotanya dalam bisnis illegal tersebut, menjelaskan dirinya belum bisa berkomentar banyak karena belum mengetahui kebenaran informasi tersebut. “Saya (sekarang) lagi tugas di luar, sedang ada latihan multilatetal di Padang,” jelasnya kepada SuaraNusantara.com via seluler. (Edi)