Home Hukrim Hari Ini Penghina Suku Nias Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Hari Ini Penghina Suku Nias Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Kiri: Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Kepulauan Nias (GPKN) Kris Mendrofa Kanan: Akun Maskuddin Harahap
Kiri: Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Kepulauan Nias (GPKN) Kris Mendrofa Kanan: Akun Maskuddin Harahap (Foto: Ist)

Jakarta – SuaraNusantara

Beberapa hari belakangan, netizen dihebohkan dengan beredarnya foto para PNS di Kabupaten Nias Selatan (Nisel) yang diduga asyik melakukan ciuman masal saat merayakan hari valentine. Bahkan foto menjadi pemberitaan berbagai media, baik lokal maupun nasional.

Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Kepulauan Nias (GPKN), Kris Mendrofa, menyesalkan peristiwa tersebut harus terjadi. Menurutnya, adegan ciuman masal yang dipertontonkan sejumlah PNS di lingkungan Pemkab Nisel itu tidak merepresentasikan adat istiadat masyarakat Kepulauan Nias. Apalagi, sambung dia, dalam pemberitaan sejumlah media online disebut sebagai ritual suku Nias.

“Itu gak benar, kami tegaskan adegan ciuman di kantor pemerintahan di Kabupaten Nias Selatan bukan merupakan adat istiadat dan ritual suku Nias,” jelas Kris kepada SuaraNusantara, Jakarta, Senin (20/2/2017).

Dikatakan Kris, masyarakat Suku Nias sangat menghargai kehormatan kaum perempuan. Di sana untuk sekedar pegangan tangan lawan jenis saja di depan umum masih terbilang tabu.

“Ini kita bantah keras, Suku Nias sangat menghormati perempuan. Jangankan untuk ciuman, pegangan tangan aja di sana dilarang,” katanya.

Dia menambahkan, komunitas masyarakat Nias di Jakarta akan melaporkan pemilik akun Fecebook Maskuddin Harahap ke Polda Metro Jaya, pada Selasa (21/2/2017).

Ia mengatakan, pemilik akun itu telah memposting komentar yang mendiskreditkan suku Nias dalam menyikapi isu ciuman massal tersebut.

“Komentar miring di status FB tersebut merupakan salah satu penghinaan dan pelecehan terhadap kaum perempuan dan adat suku Nias,” tukas Kris.

Penulis: Hasbullah