Soal Penunjukan Plt Gubernur DKI, Kemendagri Tunggu Rekapitulasi Suara di KPUD

Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri, Sumarsono (Foto: Hasbullah)
Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri, Sumarsono (Foto: Hasbullah)

Jakarta – SuaraNusantara

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) masih menunggu hasil rekapitulasi perolehan suara Pilgub DKI Jakarta di KPUD sebelum membahas soal penonaktifan sementara calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Sumarsono menjelaskan, keputusan resmi KPU DKI akan dijadikan dasar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo untuk memberi keputusan perlu tidaknya dilakukan penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta.

Kata dia, bila KPUD resmi menyatakan Paslon gubernur petahana itu lolos putaran ke-2 Pilgub DKI 19 April mendatang, secara otomatis Ahok wajib menjalani masa cuti kampanye.

“Kemudian Kemendagri memberi keputusan (menunjuk) Plt (pelaksasana tugas) gubernur selama (Ahok) cuti kampanye,” kata Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri , Sumarsono kepada wartawan di Kantor Kemendagri, Jumat (24/2/2017).

Untuk diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta memastikan akan ada masa kampanye dalam putaran ke-2 Pilgub DKI.

Komisioner KPUD bidang kampanye Dahliah Umar mengatakan, keputusan adanya masa kampanye ini diambil lantaran jarak waktu yang cukup panjang antara penetapan Pilgub putaran ke-2 dengan hari-H pemungutan suara.

“Karena ada jeda waktu cukup panjang antara penetapan putaran dua dengan hari H (pemungutan suara red),” jelas Dahliah melalui saluran selulernya kepada SuaraNusantara, Rabu (22/22017).

Karenanya kata Dahliah, KPUD merasa perlu memberikan kesempatan bagi kedua pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta untuk menyampaikan kembali visi dan misi mereka kepada warga DKI.

“Sehingga harusnya calon diberi kesempatan untuk kampanye, memantapkan visi dan misi,” katanya.

Sementara berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan KPU DKI Jakarta, penetapan Pilgub dan wagub putaran ke-2 akan dilaksanakan pada 4 Maret. Dilanjutkan dengan rekapitulasi daftar pemilih dari tanggal 5 Maret hingga 19 April.

Sosialisasi sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 4 Maret hingga 15 April, dilanjutkan dengan masa tenang dan pembersihan alat peraga selama 2 hari, dari tanggal 16 sampai 18 April.

Pemungutan dan penghitungan suara akan dilakukan pada tanggal 19 April, dilanjutkan dengan rekapitulasi suara tanggal 20 April hingga 1 Mei.

Penulis: Hasbullah