Kapolda Bali Jamin Keamanan Raja Salman Selama Liburan

Raja Salman (Foto: Rusman/Biro Pers Setpres)
Raja Salman (Foto: Rusman/Biro Pers Setpres)

Jakarta-SuaraNusantara

Kapolda Bali Inspektur Jenderal Petrus Reinhard Golose menjelaskan, persiapan keamanan terus ditingkatkan untuk menghindari berbagai ancaman selama Raja Salman berlibur di Bali. Kapolda menjamin kondisi Bali aman.

“Ancaman apa saja yang berkaitan dengan intensitas tinggi, transnational organized crime. Jadi prioritas kami tetap sama seperti biasa,” katanya di Mapolda, Rabu (1/3/2017).

Kapolda mengatakan, meski kunjungan Raja Arab ke Bali untuk berlibur, penerimaan dan pengamanan tetap dilakukan sesuai  asas resiprokal. “Kunjungan Presiden (Jokowi) tahun lalu dijamin dengan baik di Arab Saudi, sehingga kami lakukan yang sama kepada Raja Salman,” ujarnya.

Dia menuturkan situasi di Bali tetap kondusif dari ancaman terorisme. “Sampai sekarang, tidak ada ancaman itu di Bali,” ucapnya.

Kawasan Nusa Dua,  Bali, yang akan disinggahi Raja Salman selama masa liburannya juga sudah bersiap diri menerima kedatangan rombongan penguasa Arab Saudi tersebut.  Sebelum Raja salman, beberapa tokoh dunia lainnya pernah berlibur di sini, antara lain Ronald Reagen, Barack Obama, dan Vladimir Putin.

Lokasinya yang tidak jauh dari Bandara Ngurah Rai melalui Tol Bali Madara menjadikan akses hotel mudah untuk pengamanan dan kenyamanan tamu VVIP. Belum lagi dengan pasir pantainya yang cerah, air laut yang jernih, dan pemandangan matahari terbit yang menggoda, membuat kawasan ini spesial.

Fasilitas kawasan ini juga bisa dibilang lengkap, ada CCTV, tenaga sekuriti terlatih, taman yang luas, rumah sakit di dalam kawasan, helipad, dan akses kapal serta shuttle bus kawasan. Tak aneh jika konferensi kelas internasional dan nasional kerap digelar di tempat tersebut.

Disambut Jokowi di Bandara Halim Perdanakusuma

Kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud disambut Presiden Jokowi di Bandara Halim Perdanakusuma, Rabu (1/3/2017) sekitar pukul 13.55 WIB. Lagu kebangsaan kedua negara berkumandang seusai kedua kepala negara berjabat tangan.

Beberapa pejabat pemerintah lain juga hadir, seperti Menteri Pariwisata Yahya Arif, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Rombongan Raja Salman dijemput dengan mobil Mercedes hitam, langsung di lokasi pendaratan pesawat. Setelah itu, rombongan menuju gedung Sasana Manggala Praja. Kemudian rombongan diboyong ke Istana Bogor.

Jokowi berangkat lebih dulu ke Istana Bogor. Raja Salman menyusul kemudian dan semobil dengan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Iring-iringan rombongan Raja Salman terpantau sepanjang 4 kilometer. Rombongan itu melintasi jalan tol dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, hingga Istana Kepresidenan Bogor.

“Rangkaiannya sampai 4 km,” kata Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading dalam keterangannya, Rabu (1/3/2017).

Paspamres siaga di bawah guyuran hujan deras menunggu kedatangan Raja Salman (Foto: Istimewa)

Paspamres Hujan-hujanan

Hujan turun merata disertai angin kencang menyebabkan jarak pandang sangat terbatas, menyambut kedatangan rombongan Raja Salman di Istana Bogor.

Meski diguyur hujan, acara penyambutan Raja Salman di Istana Bogor tetap berlangsung lancar. Tidak ada gangguan yang signifikan meski turun hujan deras.

Namun peran Paspamres dari kedua negara harus sedikit lebih keras. Mereka harus basah-basahan mengawal kedua pemimpin negara tersebut.

Sejumlah anggota pasukan Paspamres terlihat mengawal Raja Salman di bawah guyuran  hujan.

Raja Salman melakukan kunjungan kerja di Indonesia pada 1-3 Maret. Pada 4-9 Maret, Raja Salman akan berlibur di Bali.

Penulis: Cipto/Yon