Inspektorat Belum Limpahkan Laporan Dana Desa Caritas Sogawu’asi

Foto: Wilson Loi
Kantor Inspektorat Nias Selatan. Foto : Wilson Loi

Nias Selatan – SuaraNusantara

Terkait laporan masyarakat tentang penyalahgunaan Dana Desa (DD) tahun 2015 dan 2016, Inspektorat Kabupaten Nias Selatan Sumatera belum diproses. Salah satunya, laporan dugaan penyalahgunaan DD di Desa Caritas Sogawu’asi Kecamatan Lölömatua, sampai saat ini belum ada kepastian hukum.

Dari informasi yang dihimpun oleh SuaraNusantara, Dugaan penyalahgunaan Dana Desa 2016 oleh Kepala Desa Carita Sogawu’asi Kecamatan Lölömatua ditemukan kerugian negara kurang lebih Rp 161.000.000. Tetapi sampai saat ini belum dilimpahkan kepada penegak hukum untuk diproses lebih lanjut.

Plt Inspektur Inspektorat Kabupaten Nias Selatan Asabudi Ley menyampaikan pelaporan masyarakat yang disampaikan ke Inspektorat tentang penyalahgunaan Dana Desa oleh Kepala Desa sedang diproses. Tidak ada tujuan untuk melambat-lambatkan pelaporan masyarakat.

“Kami diinspektorat tidak mempunyai tujuan untuk memperlambat setiap pelaporan masyarakat yang sudah disampaikan. Semuanya sedang dalam proses dan dikerjakan. setiap penangganan pengaduan dibutuhkan waktu selama dua minggu, sementara laporan menumpuk dan pegawai terbatas”. Jelas Asabudy Ley Kepada SuaraNusantara saat di temui diruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Sementara itu Bupati Nias Selatan Hilarius Duha saat acara “Ngopi Bersama Jaksa dan Pemkab Nisel dengan Topik Pelaksanaan Dana Desa” yang berlangusng di Halaman Pondopo Bupati Nias Selatan, Senin (15/5/2017), meminta inspektorat untuk segera menyelesaikan pelaporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa.

“Saya meminta Inspektorat harus cepat memproses laporan masyarakat terkait Dana Desa ini”. Minta Hilarius Duha

Sejauh ini ada sekitar 60-an Laporan masyarakat yang sudah masuk di Inspektorat terkait penyalahgunaan Dana Desa, 35 diantaranya sedang di proses.

Penulis : Wilson