Polri Resmi Jadikan Rizieq Shihab Buronan

Pentolan FPI Rizieq Shihab. (Foto: REUTERS/Darren Whiteside)
Pentolan FPI Rizieq Shihab. (Foto: REUTERS/Darren Whiteside)

Jakarta-SuaraNusantara

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan kepolisian telah memasukkan Rizieq Shihab ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), terkait kasus dugaan pornografi berupa percakapan mesum dan foto cabul via WhatsApp dengan Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana, Firza Husein.

“Hari ini kami menerbitkan DPO. Saat ini penyidik akan melaksanakan rapat dengan Mabes Polri di divisi internasional,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (31/5/2017).

Argo menambahkan, penerbitan DPO tersebut dilakukan setelah penyidik mengantarkan surat perintah penangkapan ke rumah Rizieq. Setelah itu, penyidik berkoordinasi dengan Imigrasi mengenai dimana keberadaan Rizieq.

“Ternyata tanggal 26 April dia (Rizieq) ke luar negeri dan sampai sekarang belum masuk ke Indonesia. Dengan dasar itu hari ini penyidik membuat DPO. Jadi tahapannya harus dilalui semua,” kata Argo.

Hingga kini, lanjut Argo pihaknya masih melakukan rapat dengan Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri terkait telah dimasukkannya Rizieq menjadi DPO.

“Intinya hasil rapat akan kita sampaikan, sekarang rapat masih berlangsung. Mengeluarkan DPO hari ini, nantinya dibahas di sini (rapat),” ujar Argo lagi.

Berdasarkan informasi sementara dari Ditjen Imigrasi, Rizieq Shihab saat ini masih berada di Arab Saudi. Meski begitu, penyidik Polda Metro Jaya belum meminta red notice ke Interpol.

“Belum (red notice), kita sesuai tahapan-tahapan dulu lah. Tapi saat ini juga penyidik sedang melangsungkan rapat dengan Divhubinter (Divisi Hubungan Internasional) Polri,” ucap Argo.

Dia juga belum bisa memastikan apakah pihaknya akan mencabut paspor Rizieq Shihab. Argo juga menyatakan pihaknya belum tahu apakah visa milik pentolan FPI itu sudah kedaluwarsa atau belum.

Sebelumnya Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya juga menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Rizieq. Perintah penangkapan ini dikeluarkan setelah Rizieq ditetapkan sebagai tersangka kasus pornografi.

Pada Selasa (30/5/2017) kemarin, Polri memberikan kesempatan kepadaRizieq Shihab untuk pulang ke Indonesia. Jika tidak, polisi akan menetapkan Imam besar FPI itu dalam daftar pencarian orang dan fotonya dipajang untuk diketahui khalayak ramai.

“(Foto akan disebarkan) di jajaran (kepolisian), masyarakat,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa kemarin.

Menurut Argo, perlakuan itu tak beda dengan DPO lainnya. Bila seseorang tidak menyerahkan diri atau menyembunyikan diri, polisi akan memajang foto agar mendapat informasi dari masyarakat.

Penulis: Yon K