Diduga Jadi Sarang Prostitusi, DPRD Minta Tindakan Tegas Pemkab Pamekasan

Wakil Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail (Foto: Has)
Wakil Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail (Foto: Has)

Pamekasan – SuaraNusantara

DPRD Pamekasan, Jawa Timur meminta pemkab setempat agar bertindak tegas terhadap keberadaan tempat karaoke yang diduga dijadikan ‘lokasi’ mesum oleh oknum pengunjung.

Dugaan tersebut berdasar laporan masyarakat Tlanakan yang mengadukan dua tempat karaoke di daerah mereka ke Kantor Kecamatan Tlanakan, bahkan masyarakat juga meminta pemkab mencabut izin dan menutup dua lokasi tersebut.

“Kalau memang ada unsur yang melanggar regulasi yang ada, pemerintah daerah harus tegas. Kalau harus ditutup ya tutup, daripada menimbulkan keresahan di masyarakat,” kata Wakil Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail, Jum’at (14/7/2017).

Bahkan sekalipun pengelola tempat karaoke tersebut sudah memenuhi izin, tetapi tidak mematuhi peraturan daerah (perda). Pemkab juga memiliki wewenang penuh untuk mencabut izin dan menutup. “Apalagi kalau ada unsur perizinan yang tidak terpenuhi,” ungkapnya.

“Kalau kita (DPRD) hanya mengawasi, kita tidak punya hak untuk mengeksekusi. Semuanya sudah punya tupoksi masing-masing, sudah ada aturannya,” tegas politisi muda asal Partai Demokrat itu.

Mengenai persoalan tersebut, pihaknya mengklaim sudah tuntas dan tinggal menunggu langkah yang akan dilakukan oleh pemkab Pamekasan. “Tempo hari dinilai melanggar sudah diberi SP (Surat Peringatan), kalau tetap bandel ya ditutup. Selesai,” pungkasnya.

Penulis: Has