Polisi Mulai Selidiki Dugaan Korupsi Benih Padi di Kabupaten Nias Utara

Foto sekadar ilustrasi
Foto sekadar ilustrasi

Nias Utara – SuaraNusantara

Dalam minggu ini, Polres Nias akan mulai menyelidiki kasus dugaan korupsi pengadaan benih padi sawah unggul di Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Nias Utara. Kasat Intelkam Polres Nias, AKP Saksi Tarigan, mengatakannya kepada SuaraNusantara, Senin (4/9/2017).

“Pengaduan atas kasus dugaan korupsi pengadaan benih tersebut sudah didisposisikan dari Kapolres ke Sat Intelkam. Dalam minggu ini, kami akan lakukan lidik-pulbaket,” ujarnya saat ditemui SuaraNusantara di ruang kerjanya.

Dijelaskannya, apabila setelah diselidiki dan dilakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) ternyata ditemui benar ada indikasi tindak pidana korupsi pada pengadaan benih tersebut, pihaknya akan segera melimpahkan penanganan selanjutnya ke Sat Reskrim.

“Belum lagi. Baru didisposisikan dari atas. Ini baru mau lidik-pulbaket. Setelah itu baru kita simpulkan. Kalau memenuhi unsur, akan langsung kita ajukan ke Sat Reskrim,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, dugaan korupsi pada kegiatan pengadaan benih padi sawah unggul di Dinas Pertanian Kabupaten Nias Utara berpagu dana Rp670 juta ini dilaporkan oleh sebuah lembaga swadaya masyarakat pada akhir bulan Agustus 2017 lalu. Pengaduannya disampaikan ke Sat Intelkam Polres Nias.

Pengadaan tersebut mengandung ‘aroma’ mark-up harga, sebab benih padi yang ditujukan untuk membantu sejumlah kelompok tani di Nias Utara itu diduga bukanlah benih padi sawah yang unggul, seperti yang tertuang pada nomenklaturnya.

Benih padi yang disalurkan kepada para poktan adalah benih berlabel warna ungu. Tak sesuai dengan ketentuan Permentan RI Nomor 50/Permentan/KB.020/9/2015, dimana benih padi kategori unggul adalah berlabel warna biru muda atau hijau muda.

Selain itu, dalam pengaduan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garuda-RI, masih ada dugaan kecurangan lain. Oknum Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan tersebut diduga belum memiliki sertifikat sebagai penyedia barang/jasa pemerintah, dan rekanan yang mengerjakan kegiatan ini adalah perusahaan milik istri pejabat Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nias Utara pada tahun 2016.

Kontributor: Dohu Lase