Jangan Remehkan Jus Tempe, Ini Segudang Khasiatnya

Jakarta-SuaraNusantara

Jus buah dan sayuran bukan hal aneh lagi. Banyak orang suka karena alasan rasa dan manfaat kesehatannya. Namun kalau jus tempe, masih banyak yang belum tahu. Padahal, jus tempe memiliki segudang manfaat bagi kesehatan.

Tempe memang makanan populer di Indonesia. Umumnya tempe diolah dengan cara digoreng. Namun cara ini sebenarnya merugikan karena hampir semua kandungan gizi dalam tempe menjadi rusak. Belum lagi efek buruk dari minyak goreng yang digunakan.

Bila kita mengkonsumsi tempe bukan sekadar untuk menjadikannya sebagai lauk, melainkan untuk mendapatkan manfaat kesehatan, maka yang terbaik adalah dengan mengukusnya, lalu dibuat jus dengan cara diblender.

Berbagai nutrisi dan prebiotik yang baik untuk pencernaan di tempe hanya sedikit yang rusak bila Anda mengkonsumsinya dengan cara dikukus dan dijus.

Tempe dapat dijus tanpa campuran bahan makanan lain, namun bisa juga dijus bersama daging kurma, sirsak, pisang,  mangga, buah naga dan lain-lain sesuai selera anda.

Jus tempe dapat dijadikan alternatif pengganti sarapan. Minumlah jus tempe saat perut kosong di pagi hari untuk membantu membersihkan saluran pencernaan. Namun pada dasarnya, jus tempe dapat dikonsumsi kapan saja.

Cara membuat jus tempe sangat mudah. Pertama, cuci bersih tempe. Besarnya tempe yang akan dijadikan jus disesuaikan dengan selera anda. Namun sekitar 100-200 gram (sekitar 3 sampai 6 irisan tebal) sudah lebih dari cukup untuk satu kali konsumsi.

Kukus tempe mentah yang sudah dicuci tadi selama 10 menit, terhitung dari sejak mendidihnya air kukusan. Jadi, setelah yakin air kukusan sudah mendidih, barulah tempe dimasukkan ke dalam wadah kukusan.

Selain dikukus, bisa juga diolah dengan cara direbus. Pertama, didihkan air, lalu rebus tempe selama 3 menit. Tempe dikukus atau direbus lebih dulu tujuannya untuk mengurangi bau khas kedelai yang mungkin bisa menimbulkan rasa mual saat meminumnya. Juga untuk mematikan bakteri maupun kuman yang mungkin ada di tempe mentah.

Setelah tempe dikukus atau direbus, masukkan tempe ke dalam blender. Tambahkan air secukupnya. Sebaiknya jangan ditambahkan gula, karena gula tidak baik bagi kesehatan. Bila suka, dapat ditambahkan madu atau buah-buahan saja.

Blender tempe dan minum (habiskan) segera setelah jadi. Jangan menyimpan sisa jus tempe, meski di dalam kulkas, karena dikhawatirkan bisa terkontaminasi bakteri.

Bagi fitness mania yang bermimpi punya otot sebesar Ade Rai, jus tempe dapat menggantikan protein dari telur maupun daging, karena setiap 100 gram tempe mengandung sekitar 20 gram protein. Untuk keperluan fitness, jus tempe dapat dikonsumsi 3 kali sehari, saat bangun tidur, sore dan malam hari. Atau saat bangun tidur, sebelum dan sesudah latihan.

Kandungan protein dalam tempe memang sedikit berkurang dalam proses pengukusan, namun jumlahnya tidak terlalu banyak, hanya sekitar 10-20 persen saja yang hilang.

Berbeda bila tempe direbus, kandungan protein yang rusak bisa mencapai 50 persen. Itu sebabnya, bila ingin membuat jus tempe dengan cara direbus, maka lama perebusannya cukup 3 menit saja supaya tidak banyak kandungan gizi yang hilang.

Secara umum, jus tempe memiliki khasiat menambah massa otot bila dibarengi dengan latihan beban, menyehatkan jantung, menurunkan kolesterol, menurunkan tekanan darah sehingga membantu mencegah stroke, membersihkan saluran cerna dan menyembuhkan sembelit/susah BAB, mengandung antibiotik dan prebiotik alami, menangkal radikal bebas dan mencegah kanker karena tempe kaya senyawa antioksidan yang disebut isoflavon, membantu mencegah rasa tidak nyaman pada wanita menopouse, mencegah bibir pecah-pecah dan sakit tenggorokan.

Penulis: Yono D