Pengusaha dan Konsumen Hadiri Sosialisasi JPH

Sosialisasi Jaminan Produk Halal (JPH)
Sosialisasi JPH

Jakarta-SuaraNusantara

Tiga puluh peserta perwakilan dari pengusaha, konsumen, dan instansi menghadiri Sosialisasi Jaminan Produk Halal (JPH) yang digelar Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Jakarta, Rabu (14/03/2018).

Ketiga puluh perwakilan tersebut di antaranya mewakili pelaku pariwisata, pertanian, UMKM, Pemda DKI Jakarta, PD. Pasar Jaya, FKMT/majelis taklim, penyuluh, dan jajaran Kementerian Agama.

“Sosialisasi menjadi agenda prioritas BPJPH. Tujuannya untuk memberi kenyamanan, keamanan, keselamatan, kepastian ketersediaan produk halal bagi masyarakat,” kata Kepala Pusat Pembinaan dan Pengawasan BPJH, Amri Siregar, di sela acara, Rabu (14/03/2018).

Selain itu, lanjut Amri, sosialisasi juga dimaksudkan untuk meningkatkan nilai tambah bagi pelaku usaha dalam memproduksi dan menjual produk halal. “Setelah mengikuti sosialisasi, diharapkan peserta dapat ikut mensosialisasikan JPH di lingkungannya masing-masing,” tutur Amri.

BPJPH lahir pada 11 Oktober 2017, berdasarkan amanat Undang-Undang No.33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH). BPJPH memiliki fungsi untuk menyelenggarakan JPH.

Berkantor di Gedung Laboratorium Halal Pondok Gede, Jakarta Timur, BPJPH fokus pada sosialisasi dan publikasi penyelenggaraan JPH, melalui surat edaran, internet dan langsung bertatap muka.

“BPJPH akan mengundang para pengusaha untuk melakukan tatap muka. Sebab, cara paling efektif melakukan sosialisasi UU JPH dengan tatap muka,” kata Sekretaris BPJPH, Ali Irfan.

Namun para pengusaha, kata Irfan, biasanya jarang tergerak, jadi BPJPH yang harus lebih dulu aktif mengundang. “Kalau ada pengusaha yang memiliki kesadaran tentang pentingnya JPH, pasti mereka mengundang BPJPH lebih dulu,” tuturnya. (eka)