Polda Metro Rilis 86 Penjudi di Rumah Kosong Sawah Besar

Keseluruhan barang bukti (Foto: Eka)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menunjukkan barang bukti (Foto: Eka)

Jakarta-SuaraNusantara

Polda Metro Jaya menggelar jumpa pers kasus perjudian di sebuah rumah kosong di Jalan Dwiwarna Dalam 8 Gang C No. 18 dan No. 42 A, Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, yang berhasil dibongkar Senin (12/03/2018) kemarin.

“Ini barang bukti yang berhasil kami sita,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (14/03/2018).

Dalam konferensi pers tersebut, ke-86 penjudi, baik pria maupun wanita, dibariskan dalam posisi duduk di hadapan wartawan. Sebagian besar di antara mereka hanya bisa tertunduk menahan malu.

Menurut Argo Yuwono, ke-86 penjudi yang terdiri dari bandar dan pemain itu diciduk Tim gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat. Bersama mereka disita pula barang bukti berupa uang Rp Rp 121.200.000, sejumlah peralatan judi seperti kartu remi, domino serta dadu, juga ponsel dan kalkulator.

Sebagian dari bandar dan pemain judi yang ditangkap (Foto: Eka)

Terbongkarnya kasus perjudian kiu-kiu, dadu dan domino ini berkat laporan masyarakat yang curiga karena puluhan orang selalu mendatangi rumah kosong tersebut setiap harinya. Namun polisi mengaku tidak mudah untuk melakukan pengintaian karena bandar judi memiliki mata-mata di ujung gang.

Mata-mata tersebut akan mengawasi pergerakan setiap orang yang memasuki gang menuju rumah perjudian. Jika ada yang mencurigakan, mata-mata tersebut segera menghubungi penyelenggara judi yang ada di dalam rumah.

“Arena judinya ada di dalam, akses masuknya susah,” kata Argo.

Kedua rumah yang dijadikan tempat perjudian memang dipisahkan oleh lorong kecil selebar 50 sentimeter.

Saat ditangkap, puluhan pria dan wanita dibawa masuk ke dalam angkot dan kendaraan polisi. Sebagian juga tampak menggunakan masker penutup wajah. Mereka dibawa dari lokasi penggerebekan sekitar pukul 22.00 WIB. Sementara operasi penggerebekan dimulai pukul 18.30 hingga 21.30 WIB. (eka)