Investasi Milik Pablo Putera Benua Dilaporkan ke Polisi

Konferensi pers HAMI | Foto: Eka
Pengacara Sunan Kalijaga dalam konferensi pers HAMI | Foto: Eka

Jakarta-SuaraNusantara

Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) mendampingi beberapa korban dugaan penipuan dan penggelapan oleh Pablo Putra Benua, pemilik PT. Inti Benua Indonesia (PT. IBIs).

“HAMI resmi mendampingi beberapa (orang) yang merasa dirinya dirugikan atau merasa dirinya menjadi korban bujuk rayu daripada investasi bisnis yang tidak sesuai dari apa yang dijanjikan,” ujar advokat Sunan Kalijaga di Jakarta, Kamis (22/03/2018).

Menurut Sunan, Pablo Putra Benua diduga melakukan penipuan dan tindak pemalsuan, sehingga merugikan dan mencemarkan nama baik perwakilan IBIs di daerah-daerah, juga diduga yang bersangkutan melakukan tindak pencucian uang.

“Korban PT IBIs sudah banyak, saya kira Bareskrim layak menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka mengingat sudah memenuhi unsur. Dan para korban dugaan penipuan atau penggelapan ini telah melaporkan kasus tersebut ke Bareskrim Mabes Polri,” ujarnya.

Dari data yang diperoleh SuaraNusantara, Pablo diketahui seorang pengusaha muda sukses dalam bisnis jual beli. Namun belakangan, PT Inti Benua Indonesia miliknya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), digolongkan ke dalam daftar perusahaan investasi bodong.

Pablo Putra Benua merupakan suami presenter olahraga dan komika, Rey Utami. Pablo Putra Benua sendiri disinyalir bukan nama asli, sebab NIK KTP 3276050808800001 an. Pablo Putra Benua ternyata sebenarnya an. Pardamean, warga Depok. Sementara data KTP an. Pablo Putra Benua, bila dilakukan Scan Mata, maka data yang keluar an. Frederick Anggasastra, warga Medan.

Sementara Akte Pendirian Perusahaan Nomor: 81, tgl 29 April 2013 terdaftar an. Ridwan Ahmal, bukan an. PT. Inti Benua Indonesia. Selain itu, pengecekan data dari situs resmi Ditjen AHU diketahui bila perusahaan PT. Inti Benua Indonesia tidak terdaftar di Kemenkumham. Demikian juga NPWP nya tidak terdaftar di Dirjen Pajak. (Eka)