Serapan Anggaran Pemprov Banten Baru 4 Persen

Kepala Bapeda Pemprov Banten Hudaya Latuconsina (kiri) dan Ketua DPRD Provinsi Banten Asep Rahmatullah (tengah) bersama Anggota Komisi IX Marinus Gea (kanan) disalah satu studio radio. Foto: Nji

SuaraNusantara – Jelang memasuki triwulan kedua, serapan anggaran belanja Pemerintah Provinsi Banten baru mencapai 4 persen.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pemprov Banten, Hudaya Latuconsina dalam program Ngopi Bareng Marinus Gea disalah satu stasiun radio di Tangerang pada, Jum’at (23/03/2018) pagi.

“Masa triwulan pertama berakhir pada akhir bulan ini. Dan semoga serapan anggaran bisa dimaksimalkan kembali,” kata Hudaya.

Ia menjelaskan, minimnya serapan anggaran ini akan dijadikan bahan evaluasi oleh Pemprov Banten. Mengingat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Banten telah disahkan.

“Setiap SKPD sudah memiliki rencana kerja dan pembangunan masing-masing, bahkan setiap pegawai esselon juga ada. Mestinya Gubernur dan Wakil Gubernur bisa langsung memantau persoalan minimnya serapan anggaran di Pemprov Banten,” tambahnya.

Namun, Hudaya juga mengutarakan untuk pendapatan daerah Banten hingga 20 Maret sudah mencapai 22 persen.

“Kami akan segera melakukan evaluasi, agar serapan anggaran bisa lebih maksimal pada periode yang akan datang,” singkatnya.

Sementara, Ketua DPRD Provinsi Banten Asep Rahmatullah yang hadir dalam acara tersebut pun mengamini penyataan dari Kepala Bapeda Banten.

“Mestinya pada triwulan pertama ini serapan sudah mencapai 20 persen. Tapi kok ini baru 4 persen, itu pun buat biaya gaji PNS,” ungkapnya.

Pihaknya pun akan segera memanggil eksekutif atas persoalan rendahnya serapan anggaran ini.

“Jangan sampai menunggu pada triwulan ke dua, tiga bahkan perubahan. Karena rakyat menunggu adanya pembangunan,” tegasnya. (Nji)