Mengaku Sepi, Pedagang Baju Pasar Kampung Melayu Ngadu ke Camat

Kabupaten Tangerang – Pedagang toko pakaian pasar Kampung Melayu, bersama warga Perumahan Mutiara Garuda, menggeruduk kantor Kecamatan Teluknaga, Senin (28/05/2018).

Kedatangan mereka untuk bertemu Camat Teluknaga dan meminta agar pasar malam yang berada disepanjang jalan Perumahan Mutiara Garuda ditertibkan.

“Semenjak adanya pasar malam, akses jalan kami jadi terganggu melakukan aktivitas, lingkungan kami jadi kotor dan kumuh, kami juga terganggu oleh suara berisik, bila nanti surat peringatan dari Pemerintah tidak di gubris, kami akan lakukan demo lebih besar lagi,” kata koordinator pedagang, Nurhasanah.

Sementara Camat Teluknaga, Supriyadi merespon atas kedatangan serta tuntutan masyarakatnya. Ia berjanji akan segera memberi peringatan kepada para pedagang disepanjang jalan Perum Mutiara Garuda.

“Kami akan tindak lanjuti permasalahan ini, dengan mengeluarkan surat teguran kepada pedagang tersebut, agar tidak lagi berjualan di area yang bukan pada tempatnya,” tegas Supriyadi.

Selain itu, ia juga akan memanggil seluruh pihak yang bersangkutan, mengenai permasalahan pasar Komplek Garuda, untuk menggelar rapat koordinasi.

“Kita akan undang pihak pengembang, perwakilan pedagang, koordinator pedagang, Kepala Desa, Rt, Rw, pihak pedagang Pasar Kampung Melayu dan Muspika, datang ke kantor saya,” janjinya.

Ditempat yang berbeda, Pimpinan Proyek (Pimpro) Perum Mutiara Garuda, Agustinus mengakui, pedagang pasar malam, sudah mendaftar ke dirinya melalui koordinator pedagang.

“Ya benar, yang dagang sudah memberikan uang, dan hanya sebatas bulan ramadhan saja, tapi saya tidak kenal mereka, dan tidak tahu jumlahnya berapa, karena mereka tidak langsung ke saya, tapi melalui koordinator pedagang,” ucapnya. (igor/nji)