Pekan Ini, PGRI Sampaikan Rancangan Gaji Guru Honorer ke Walikota

Kota Tangerang – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tangerang tengah mengkaji kemungkinan adanya kenaikan insentif bagi guru honor yang ada di Kota Tangerang.

Pasalnya, honor yang didapat para guru honorer dinilai masih jauh dari kebutuhan hidup layak (KHL).

Ketua PGRI Kota Tangerang Jamalludin mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengkaji payung hukum yang jelas agar guru honor yang ada di kota Tangerang bisa mendapatkan Gaji setara dengan UMK.

“Saya sampaikan yang menjadi keluh kesah guru guru dan kepala sekolah, insya Allah pak wali merespon karena saya diminta oleh beliau untuk membedah BOP SD dan SMP, ” ujarnya.

Ia mengaku telah mengundang bendahara dari setiap sekolah untuk melihat data yang diantaranya Rencana Kerja Sekolah yang didalamnya memuat Dokumen Pelaksanaan Anggaran BOS dan BOP.

“Saya menargetkan minggu ini selesai, karena pak wali meminta kepada saya untuk merekap dan disampaikan kepada beliau, dan yang menjadi titik akhirnya adalah saya sangat berharap guru honor mendapatkan upah setara dengan UMR,” tegasnya.

Disamping itu, saat ini pihaknya juga tengah merumuskan agar kepala sekolah dapat dicabut bantuan BOP-nya menjadi tunjangan daerah khusus termasuk guru guru ASN ada tunjangan lain.

“Dan pak wali menanggapi positif hal ini dan mengaku akan menjadi prioritasnya utamanya,” tuturnya.

Hal tersebut, kata Jamal, lantaran kondisi dilapangan saat ini berbanding terbalik dengan petunjuk teknis yang menyebut angka sebesar dua juta rupiah untuk honor kepala sekolah.

“Kasihan dengan sekolah yang jumlah siswanya sedikit, karna pada kenyataannya kepala sekolah yang muridnya sedikit hanya menerima satu juta rupiah, bahkan ada yang enam ratus ribu rupiah,” tandasnya. (aul/nji)