Keluarga Dufi Dipanggil Polisi, Sejumlah Dokumen Tutur Dibawa

Kabupaten Tangerang – Keluarga Abdullah Fithri Setiawan atau yang akrab disapa Dufi (43), yang ditemukan tewas didalam sebuah tong biru di Kawasan Narogong, Klapanunggal, Kabupaten Bogor pada Minggu (18/11/2018) dipanggil ke Polsek Kelapa Dua untuk dimintai keterangan.

Hal tersebut usai tertangkapnya para pelaku pembunuhan eks wartawan Rakyat Merdeka.

Ketua RT setempat, Ikhsan mengatakan, keluarga dibawa ke Polsek untuk ditunjukkan barang bukti yang didapat dari pelaku.

“Keluarga di bawa ke polsek dan menunjukan hasil barang bukti yg di bawa oleh polisi yaitu tas isinya dokumen-dokumen seperti KTP, SIM, ATM dan yang lainnya,” ujarnya, Rabu (21/11/2018).

Ikhsan mengatakan, keluarga diminta untuk mengenali barang bukti yang didapatkan sebagai keterangan yang membenarkan. Selain itu, keluarga Dufi juga dipertemukan dengan tersangka untuk dikenali.

“Keluarga membenarkan bahwa itu milik korban, selain itu keluarga juga di pertemukan dengan tersangka yaitu M. Nur Hadi tapi keluarga tidak mengenali sama sekali tersangka,” ujarnya.

Selain itu, meski pelaku pembunuhan telah tertangkap, Polisi belum dapat mengetahui keberadaan mobil merk Kijang Innova milik Dufi yang dibawanya saat pergi bekerja.

“Mobilnya belum ditemukan, tadi kata Polisi masih dalam penelusuran,” ujarnya.

Untuk diketahui, Polisi telah berhasil menangkap pelaku pembunuhan Dufi di sebuah tempat pencucian mobil di Kawasan Bekasi, Jawa Barat yakni M. Nur Hadi.

Dari terduga pelaku, Polisi berhasil menemukan identitas dan dokumen milik korban seperti KTP, SIM, dan kartu ATM milik Dufi. (yogi/nji)