Alat Musik Tehyan Akan Jadi Nama Kampung Wisata di Kota Tangerang

Kota Tangerang – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang tengah membuat Kampung Wisata baru yang terletak di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Kampung wisata tersebut rencananya akan diberi nama Kampung Tehyan, diambil dari nama salah satu alat musik tradisional etnis Tionghoa.

Kepala Bidang Pariwisata Kota Tangerang, Rizal Ridholloh mengatakan, rencana pembuatan Kampung Tehyan diinisiasi dari warga setempat yang mengusulkan untuk dibuat Kampung wisata.

“Jadi dulu ada usulan BKM setempat ke Bapeda untuk dibuat Kampung Tehyan, akhirnya pada Oktober 2018 kita lakukan survey,” ujarnya, Sabtu (12/1/2019).

Saat dilakukan survey, lanjut Rizal, ia melihat di Kampung tersebut diisi oleh 90 persen masyarakat keturunan etnis Tionghoa, dimana terdapat pengrajin sekaligus maestro Tehyan dan berbagai vihara yang ada di dalam kampung tersebut.

“Jadi pas dilihat potensi nya ada, disana ada wisata religi, vihara tua juga, ada pedagang kue tradisional, peternak koi, potensi nya ada, jadi hasil survey kita bahas, semua bidang, akhirnya kita jadiin Kampung Tehyan,” papar Rizal.

Meski belum di launching secara resmi, pihaknya terus mendorong masyarakat untuk mengembangkan Kampung Tehyan tersebut agar nantinya layak untuk di launching dan menjadi wisata alternatif.

“Sekarang dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan sedang mengembangkan budaya barongsai dan cokek. Jadi kita sudah beberapa kali pertemuan baik di kantor maupun wilayah untuk serius menggarap Kampung Tehyan,” tegasnya.

Ia pun berharap, nantinya Kampung Tehyan dapat menjadi salah satu pusat peradaban etnis Tionghoa di Kota Tangerang seperti Kampung pecinan di Jakarta.

“Kampung Tehyan saya pengennya jadi China town, kita kan buat Signage nya, karena secara geografis di seberang Bandara. Karena sudah banyak dikunjungi dari Australia, Jepang, sudah memiliki potensi, sekarang tinggal masyarakatnya mau atau tidak dengan pengembangan Pariwisata, karena butuh dukungan ril dari masyarakat,” tandasnya. (aul/nji)