Melanggar Aturan, Bawaslu Pandeglang Tertibkan APK di Jalur Protokol

Pandeglang – Ratusan Alat Peraga Kampanye (APK) berbagai jenis yang terpasang disepanjang jalur protokol di Kabupaten Pandeglang ditertibkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Selasa (12/2/2019).

Sesuai SK KPU Nomor 111 dan 112 yang menyebut bahwa jalur protokol tidak diperkenankan dipasangi APK, kecuali di sekretariat Parpol. Penertiban itu turut dibantu petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepolisian, dan Dinas Perhubungan.

Sebagian besar APK yang ditertibkan, merupakan milik Calon Anggota Legislatif. Selain terpasang di jalan protokol, ratusan APK itu juga terpajang difasilitas umum, pohon, dan tiang listrik.

Ketua Bawaslu Pandeglang, Ade Mulyadi mengatakan, penindakan APK ini dilakukan menyusul tidak diindahkannya aturan dan peringatan penyelenggara Pemilu.

“Agenda kami menyasar semua APK di jalur protokol, baik yang berada di rumah, fasilitas umum, fasilitas pemerintah, sarana ibadah, sampai di batang pohon,” kata Ade.

Bukan cuma itu lanjut Ade, sebelum ditertibkan Bawaslu sudah melayangkan surat pemberitahuan agar pemilik APK menurunkan sendiri atribut kampanyenya. Lantaran tidak digubris, maka Bawaslu terpaksa menurunkan APK peserta Pemilu.

“Kami sudah mensosialisasikan aturan ini kepada peserta pemilu. Malah sebelum ditertibkan, Bawaslu telah melayangkan surat pemberitahuan sebelumnya agar mereka menertibkan sendiri APK nya, termasuk kepada tim kampanye masing-masing Paslon Capres Cawapres,” bebernya.

Meski ditertibkan, namun Ade mengaku tidak ada sanksi dari pelanggaran itu. Bawaslu ujarnya, hanya akan merekap jumlah APK yang ditertibkan lalu mempersilakan mereka mengambil APK miliknya. Akan tetapi penyelenggara mengingatkan agar tidak kembali memasangnya di jalur protokol.

“Kami sejak awal sudah berupaya melakukan pencegahan, lalu pengawasan. Dan sekarang penindakan,” pungkasnya. (aep/aul)