KPU Pandeglang Temukan Puluhan Ribu Surat Suara Rusak

Ketua KPU Kabupaten Pandeglang, Ahmad Sujai.(aep)

Pandeglang – KPU Kabupaten Pandeglang melakukan proses sortir dan pelipatan surat suara untuk Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil Banten 1, sejak dilakukan penyortiran KPU telah menemukan sebanyak 907 surat suara rusak.

KPU mengaku sudah 15 hari dilakukan proses pelipatan dan pensortiran, pihaknya sudah menyelesaikan 949.377 lembar surat suara DPR RI dengan hasil 948.470 dinyatakan dalam kondisi baik.

“Kaitan dengan surat suara DPR RI yang selesai dilakukan proses pensortiran dan pelipatan, ada sekitar 900 lembar yang reject,” kata Ketua Ketua KPU Kabupaten Pandeglang, Ahmad Sujai, Senin (18/3/2019).

Sujai menjelaskan, surat suara rusak dengan kategori seperti adanya bercakan tinta, sobek, atau potongan yang tidak sesuai. Atas temuan itu, KPU sudah melaporkan ke KPU RI untuk diminta pergantian. Sekaligus memohon penambahan surat suara sekitar 1.000 lembar.

“Karena saat diterima, jumlahnya tidak sesuai dengan kebutuhan. Mengingat KPU Pandeglang membutuhkan 950.001 surat suara, sesuai dengan DPT plus persediaan 5 persen,” bebernya.

Sujai menerangkan, sejauh ini baru menerima surat suara untuk tingkatan DPR RI, DPD RI, dan DPRD Provinsi Banten. Namun yang selesai dilakukan proses pensortiran dan pelipatan hanya jenis DPR RI.

“Surat suara untuk DPRD Provinsi Banten, baru akan disortir dan lipat setelah petugas menyelesaikan pelipatan untuk DPD RI. Lagipula jumlah surat suara DPRD provinsi yang diterima baru sebanyak 25.000 lembar,” jelas Sujai.

Adapun kini KPU masih menunggu datangnya surat suara DPRD kabupaten dan Capres Cawapres. KPU belum mengetahui kapan kedua jenis surat suara itu akan tiba di gudang KPU.

“Surat suara Capres Cawapres dan DPRD Kabupaten juga belum diterima,”pungkasnya. (aep/aul)