Pembunuh Sopir Angkot di Tangerang Lakukan Ini Agar Lolos dari Kejaran Polisi

Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono memberikan keterangan kepada wartawan terkait penangkapan pembunuh sopir angkot lima tahun lalu.(aul)

Kota Tangerang – Setelah lima tahun buron, Rifki (22) pelaku pembunuhan seorang sopir angkot, Feby Hermanto, berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Tangerang.

Feby dibunuh di Pom Bensin Pengayoman, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono mengatakan, lambatnya aparat menangkap Rifki lantaran pihak keluarga yang menutupi keberadaan pemuda tersebut.

Agar lolos dari kejaran polisi, Rifki bahkan meminta keluarganya untuk menyampaikan bahwa dirinya sudah meninggal dunia karena terlibat kecelakaan.

“Kami sempat menanyakan keberadaan pelaku di rumahnya di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, tetapi keluarga menyampaikan bahwa pelaku sudah meninggal karena kecelakaan,” ungkap Ewo, Senin (18/3/2019).

Tak percaya begitu saja, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan jajaran polsek setempat dan menanyakan kepada tetangga.

“Apakah ada yang meninggal karena kecelakaan akhir-akhir ini, ternyata kata tetangga tidak pernah ada bendera kuning,” ujarnya.

Berbekal informasi tersebut, anggota melakukan penelusuran lanjutan untuk mencari keberadaan pelaku. Benar saja, Rifki masih hidup dan sudah menikah dengan kondisi sang istri sedang mengandung.

“Pelaku sempat kabur ke daerah Bangka Belitung, dan ke berbagai wilayah untuk bersembunyi dari kejaran petugas, tetapi akhirnya dapat kita tangkap di wilayah Lampung,” kata Ewo.

Pelaku dijerat dengan Pasal 76c jo Pasal 80 ayat (3) Undang-undang No. 35 Tahun 2014 atas Perubahan Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 atau Pasal 338 KUHP atau 351 ayat (3) KUHP.

“Ancaman hukumannha 15 Tahun penjara dan denda Rp3 miliar,” tutupnya.(aul/and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here