Ada 38.127 Kasus di Banten, WH Terbitkan Instruksi Gerakan Banten Eliminasi TBC

Kota Serang – Gubernur Banten Wahidin Halim atau yang akrab disapa WH menerbitkan instruksi (Ingub) tentang gerakan Banten eliminasi TBC melalui temukan, obati sampai sembuh bersama.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten M. Yusuf menjelaskan, gerakan tersebut merupakan komitmen Pemprov Banten terhadap pengendalian tuberculosis yang menjadi perhatian pemerintah pusat dan daerah.

“Gerakan ini meliputi pencarian terduga penderita TBC secara pasif, aktif, intensif dan masif oleh seluruh OPD dan komponen masyarakat. Diperiksa laboratorium dan klinis, diobati dan dipantau sampai sembuh,” kata Yusuf, di Kota Serang, Selasa (19/3/2019).

Penyakit TBC masih menjadi masalah kesehatan masyarakat Indonesia. Saat ini, indonesia menduduki peringkat ke-3 dengan kasus terbanyak di dunia setelah India dan Cina.

Sementara di Provinsi Banten berdasarkan data yang terlaporkan melalui website SITT (Sistem Informasi Tuberkulosis Terpadu) dan penyisiran kasus di rumah sakit berjumlah 38.127 kasus atau sekitar 98% dari target penemuan dengan angka keberhasilan pengobatan (sr) kasus TBC tahun 2017 sebesar 90%.

Yusuf memastikan, Dinkes Banten sudah berperan aktif dalam penanggulangan penyakit ini, baik dari upaya promotif, preventif bahkan kuratif atau pengobatan.

Namun agar lebih optimal, diperlukan kerja sama semua pihak agar masyarakat tidak tertular TBC dan penderita TBC bisa mendapat pengobatan yang bermutu sampai sembuh.

“Salah satu yang cukup penting adalah keterlibatan semua stakeholder berperan aktif dalam pengendalian TBC sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing,” jelasnya.(and/aul)