Pariwisata Diproyeksikan Sumbang Devisa Terbesar, Begini Kata Bupati Lebak

Kabupaten Lebak – Menteri Pariwisata (Menpar) Arif Yahya menyebut, pada tahun ini industri pariwisata diproyeksikan menyumbang devisa terbesar negara.

Hal itu diungkapkan Arif saat menghadiri Kongres Teknologi Nasional (KTN) 2019 yang digelar Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), di Auditorium Gedung II BPPT Jakarta, Rabu (20/3/2019)

“Pada tahun 2019, industri pariwisata diproyeksikan menyumbang devisa terbesar di Indonesia yaitu US$20 miliar,” kata Arif dalam siaran pers yang diterima.

Selain penyumbang devisa terbesar negara, Arif juga memaparkan beberapa keberhasilan sektor
pariwisata dalam mendongkrak perekonomian Indonesia sehingga devisa dari sektor ini dapat
dirasakan langsung oleh masyarakat.

Seusai menghadiri KTN, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengatakan, visi Kabupaten Lebak
menjadi destinasi wisata unggulan Nasional berbasis potensi lokal diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang pesat didukung dengan tumbuhnya industri kreatif.

“Lebak punya banyak potensi destinasi wisata, untuk itu saya harap sektor pariwisata mampu
meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Tahun ini, KTN mengusung tema “Penguatan SDM IPTEK sebagai Penghela Pertumbuhan Ekonomi Menuju Indonesia Maju dan Mandiri” dengan fokus pada bidang teknologi kebencanaan, sistem pemerintahan berbasis elektronik, perkeretaapian, serta inkubasi bisnis teknologi.

Selain sebagai media penyampaian hasil-hasil inovasi, KTN juga media komunikasi antara
stakeholder, serta wujud pertanggungjawaban pada publik terhadap kinerja BPPT, lembaga riset, perguruan tinggi dan industri.(and/aul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here