Warga Binaan Rutan Rangkasbitung Ikuti Penyuluhan Hukum

Penyuluhan hukum diharapkan bisa dimanfaatkan para warga binaan untuk menggali dan menyampaikan keluh kesah terkait permasalahan hukum yang dihadapi.(Foto: dok. Rutan Rangkasbitung)

Kabupaten Lebak – Menindaklanjuti penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Peradi dan LBH Langit Biru, 40 warga binaan Rutan Klas IIB Rangkasbitung mengikuti penyuluhan hukum, Jumat (3/5/2019).

“Penyuluhan dan konsultasi hukum akan sangat bermanfaat bagi warga binaan pemasyarakatan yang masih dalam proses pro justisia oleh karenanya masih dimungkinkan bebas atau tidaknya,” kata Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Rangkasbitung, Dede Ukmartalaksana dalam keterangan tertulis.

Kegiatan penyuluhan dan konsultasi hukum juga bagian dari mewujudkan visi misi Kementerian Hukum dan HAM.

“Ini selaras dengan visi misi induk organisasi, masyarakat harus memperoleh kepastian hukum, baik bagi korban maupun bagi pelaku. Jika sudah ada ketetapan (inkrah), tugas kami melaksanakan pembinaan. Semoga kegiatan ini bisa memberikan pencerahan bagi warga binaan yang berstatus tahanan,” papar Dede.

Ketua DPC Peradi Kabupaten Lebak Jimi Siregar mengatakan, layanan sosialisasi, penyuluhan dan konsultasi bantuan kepada warga binaan akan dilakukan secara rutin.

“Warga binaan yang sedang menjalani proses hukum akan kami dampingi ahar mendapat perlindungan dan kepastian hukum. Intinya, kami menjunjung rasa keadilan baik bagi masyarakat maupun sebagai pembinaan bagi pelaku,” ucapnya.

“Kami harap dalam mengikuti konsultasi hukum, warga binaan dapat menceritakan secara gamblang dan terus terang sehingga bentuk bantuan dan pendampingan hukumnya pun akan disesuaikan,” tambah Jimi.(and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here