Libur Lebaran Dongkrak Okupansi Hotel di Pandeglang Setelah Diterjang Tsunami Desember 2018

Kabupaten Pandeglang – Okupansi atau tingkat hunian hotel selama libur Lebaran di Kabupaten mencapai 80 persen. Angka tersebut dinilai bagus mengingat pada Desember 2018, wilayah pesisir Pandeglang diterjang tsunami.

“Kalau hotel sudah bagus, cuma memang tidak seperti tahun lalu. Enggak terlalu parah seperti pasca tsunami,” kata Ketua PHRI Pandeglang, Widiasmanto, Senin (10/6/2019).

Libur Lebaran diharapkan menjadi awal dari kebangkitan pariwisata Pandeglang dengan catatan promosi yang dilakukan pemerintah harus tepat.

“Mudah-mudahan ini awal (kebangkitan pariwisata). Cuma promosinya harus tepat, kayak kemarin pasang baliho ajakan berlibur ke Pandeglang, dipasangnya di Pandeglang, itu kurang tepat, harusnya di luar Pandeglang,” saran Widiasmanto.

Namun, berbeda dengan okupansi homestay yang hanya berkisar 50-60 persen meski di penghujung masa libur.

“Tanggal 5-6 Juni 2019 hampir semua masih kosong, tanggal 7-8 Juni 2019 sebagian homestay sudah ada tamu sekitar 50 sampai 60 persen, sebagiannya masih sepi. Ekonominya lesu,” ungkap Ketua Forum Homestay Pandeglang, Eri.(aep/and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here