Wali Kota Tangerang Tepis Tudingan Menkumham

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah.(ahmad)

Kota Tangerang – Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah membantah penilaian Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly terhadap dirinya yang dianggap mempersulit izin pembangunan Politeknik BPSDM Hukum dan HAM, di Jalan Satria Sudirman.

Arief menyayangkan pernyataan Yasonna yang menuding dirinya sedang mencari gara-gara lantaran ingin membuat lahan milik Kemenkumham menjadi lahan pertanian. Menurutnya, hal itu miss persepsi.

“Saya juga sangat kaget dan prihatin atas apa yang disampaikan oleh Pak Menteri, rasanya Pak Menteri harus mencari informasi lebih jauh lagi,” kata Arief, Rabu (10/7/2019).

Baca Juga: Resmikan Poltekim, Menkumham Tuding Wali Kota Tangerang Cari Gara-gara

Ia mengatakan, pernyataan Yasonna bahwa pihaknya yang ingin menjadikan lahan yang saat ini telah dibangun gedung kampus tersebut justru kebalikannya. Arief memastikan Pemkot Tangerang tengah memperjuangkan agar tidak ada lagi plotingan untuk lahan pertanian.

“Justru Pemkot Tangerang memperjuangkan agar di Kota Tangerang sudah tidak ada plotingan untuk lahan pertanian termasuk lahan Kemenkumham sebagaimana draft Raperda RTRW yang kita usulkan,” jelasnya.

Arief menyebut, pernyataan soal akan membangun lahan Kemenkumham menjadi lahan pertanian adalah Kementerian Pertanian.

“Yang menetapkan lahan itu menjadi lahan pertanian justru dari Kementerian Pertanian,” ucap Arief.

Oleh karena itu, Arief belum bisa mengabulkan apa yang diinginkan Kemenkumham terkait Izin Mendirikan Bangunan (IMB) karena masih terkendala landasan-landasan hukum yang belum selesai.

“Jadi mudah-mudahan dengan surat yang saya layangkan, nota keberatan saya, beliau bisa jauh lebih paham seperti apa kondisi ruwetnya urusan administrasi dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan. Saya bicara sebagai seorang wali kota yang terus berupaya hanya memikirkan yang terbaik untuk Kota Tangerang,” tandas Arief.(aul/and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here