Pemilik Kios CBD Ciledug Somasi Pengembang

Kota Tangerang – Pemilik kios di Mall CBD Ciledug mensomasi PT Sari Indah Lestari (SIL) selaku pengembang terkait dengan permasalahan sertifikat pemilik kios.

“Sesuai surat somasi kami ke PT. SIL, jika diindahkan atau tidak dilaksanakan, maka kami akan bawa masalah ini kembali ke jalur hukum baik pidana maupun perdata,” kata Iman Santoso salah seorang pemilik kios yang sudah mendapat surat kuasa sejumlah pemili kios lainnya kepada wartawan, Rabu (10/7/2019).

Kata Iman, para pemilik kios mendesak PT SIL segera menyelesaikan persoalan sertifikat kepemilikan.

“Jika sudah dalam proses pengurusan sertifikat, maka seharusnya kami sudah diajak untuk menandatangani akta jual beli (AJB) dan dan balik nama Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS) menjadi nama kami. Tetapi ini belum ada, dan kami belum menerima sertifikat kami,” ungkap pria yang akrab disapa Daniel ini.

Menurutnya, jika sertifikat SHMSRS atau hak para pemilik kios sudah diberikan oleh PT SIL, dirinya meyakini tidak akan ada permasalahan kembali.

“Kami permasalahkan karena kami merasa dirugikan. Sudah bertahun-tahun, jadi wajar kami bergerak untuk mendapatkan hak kami. Karena kewajiban sudah kami penuhi,” ujarnya.

Berikut isi surat tersebut:

1. Bahwa benar dan di ketahui kami adalah pihak selaku pembeli unit kios/counter yang terletak di Ciledug Central Business District (CBD Ciledug) milik PT. Sari Indah Lestari (SIL) dan telah melakukan pembayaran secara lunas atas unit kios/counter tersebut.

2. Bahwa PT Sari Indah Lestari sebagai pengembang dari CBD Ciledug bertanggung jawab dan berkewajiban penuh dalam melakukan proses penandatanganan akta jual beli dan balik nama sertifikat hak milik atas satuan rumah susun (SHMSRS) menjadi nama kami sebagai pemilik yang telah membayar lunas unit kios/counter.

3. Bahwa sampai dengan saat ini, hal sebagaimana yang di maksud pada angka 2 diatas belum juga dilaksanakan oleh PT Sari Indah Lestari, dan atas hal ini kami melihat tidak adanya itikad baik dari perusahaan yang saudara pimpin untuk melaksanakan seluruh kewajiban yang menjadi hak kami, dan atas hal ini kami sangat dirugikan baik secara materil maupun immaterial.

4. Bahwa untuk itu kami meminta Lo Sari Indah Lestari untuk melakukan proses penandatanganan akte jual beli serta balik nama SHMSRS menjadi nama kami sebagai pemilik sesuai PPJB/ pembeli kios/ counter dalam waktu 3 (tiga) hari kalender semenjak surat ini diterima.

5. Bahwa apabila sampai dengan batas waktu sebagaimana dimaksud pada angka 4 diatas, saudara tidak melaksanakan tuntutan yang menjadi hak kami, maka kami akan menempuh proses hukum baik secara pidana maupun perdata.(ayip/and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here