Perampok 6 Kg Emas di Tangerang Sewa Mobil Rental di Penjaringan

Polisi tunjukkan sejumlah barang bukti kasus perampokan toko emas di Balaraja, Tangerang. Pelakunya merupakan warga negara Malaysia.(don)

Kabupaten Tangerang – Dua warga negara Malaysia, Muhammad Nazri Fadzil Rahman (26) dan Muhammad Nur Iskandar (23) pelaku perampokan di sebuah toko emas , di Balaraja, Kabupaten Tangerang beberapa waktu lalu ditangkap.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, keduanya datang ke Indonesia melalui Bandara Soekarni-Hatta (Soetta) Tangerang, pada 13 Juli 2019.

Kemudian untuk melancarkan aksi kejahatannya, pelaku menyewa mobil rentalan di bilangan Penjaringan, Jakarta Timur selama tiga hari

Baca Juga: Perampok Toko Emas di Tangerang Warga Negara Malaysia

Sebenarnya, sasaran utama pelaku adalah toko emas di kawasan Serang. Namun, melihat kondisi lalu lintas yang padat, keduanya mengurungkan niat.

Hingga 14 Juli, pelaku memutuskan untuk menggasak emas di Toko Emas Permata, Balaraja.

“Saat melakukan aksinya, kedua warga negara Malaysia itu berhasil menggasak perhiasan sebanyak enam baki yang mana, menurut pengakuan korban total kerugian hingga 6 kilogram dan keduanya melarikan diri menggunakan kendaraan roda empat yang dirental,” jelasnya.

Warga sempat melempari mobil yang digunakan kedua pelaku hingga menyebabkan kaca monil pecah

“Anggota kemudi berjaga di kawasan setempat. Untuk melakukan penutupan ketika berada di kawasan Tol, mobil pelaku sempat dihadang polisi. Bukan berhenti, pelaku justru mempercepat laju kendaraan hingga menabrak polisi dan keluar melalui pintu tol Merak.

Tak sampai di situ, keduanya kembali melancarkan aksinya di salah satu Pom Bensin, di Kawasan Balaraja dan berhasil memembawa kabur uang sebesar Rp4 juta.

“Tanggal 15 Juni 2019 itu mereka kembali ke Malaysia lewat bandara dengan membawa semua barang bukti hasil perampokan. Mereka hanya tiga hari di Indonesia dan menginap di salah satu hotel kawasan Serang. Tentunya, sebelum meninggalkan negara Indonesia, mereka mengembalikan kendaraan yang disewa dengan lebih dulu memperbaiki kaca mobil di kawasan Cimone,” beber Alif.

Keduanya ditangkap di Malaysia oleh kepolisian setempat karena juga terlibat tindakan kriminal.(don/and)