Tongkang Kandas Dihantan Ombak di Perairan Pandeglang, 7.000 Ton Batubara Diduga Tumpah ke Laut

Kapal tongkang Nautika 25 kandas setelah dihantam ombak di Perairan Pandeglang.(aep)

Kabupaten Pandeglang – Kapal Tongkang Nautika 25 kandas setelah dihantam ombak di perairan Ujung Pulau Jawa, tepatnya di Pantai Rancecet, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang.

Tongkang bermuatan batubara tersebut terdampar setelah Kapal Tugboat Apline Marine 25 yang menariknya menuju Pelabuhan Ratu tersebut mengalami kendala mesin sehingga tak mampu melewati hantaman ombak. Diduga, 7.000 ton batubara yang diangkut tumpah ke laut.

“Terpantau batubaranya sudah kosong, apakah tumpah ke laut atau dievakuasi saya belum tau, karena saya baru ketemu dengan ABK-nya,” kata Kasat Polairud Polres Pandeglang, Iptu David A Kusuma, Selasa (16/7/2019).

Alpine Marine 25 yang terseret ombak coba dievakuasi Tugboarlt Alpine Marine 19. Namun, saat proses evakuasi mengalami putus tali karena ombak dan angin kencang hingga membuat Marine 19 dan tongkang ikut terhempas dan kandas.

“Terdampar karena hantaman ombak, kan ini lagi angin selatan,” ujarnya.

Beruntung, semua ABK kapal selamat dan berlindung di Pulau Deli. Polairud Polres Pandeglang masih melakukan penyelidikan dan akan segera memanggil pihak perusaahan untuk mengetahui lebih jelas kronologisnya.

“Rencananya mau diinterogasi orang kantornya, pemiliknya orang dari wilayah Cilegon, itu belum bisa kami hubungi sampai sekarang. Saya juga belum banyak data, masih fokus ke evakuasi dulu,” jelasnya.(aep/and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here