Gadis 22 Tahun Asal Pandeglang Dikabarkan Dianiaya Suami di China

Ilustrasi.(kompas.com)

Kabupaten Pandeglang – AV gadis berusia 22 tahun asal Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, dikabarkan mengalami penganiayaan yang dilakukan suaminya sendiri YEJ.

Bahkan dikabarkan pula, AV kini masih berada di negara asal suaminya, China.

Namun, kabar AV masih berada di negara Tirai Bambu tersebut dibantah oleh Ujang, ketua RT di kampung AV. Ujang menyebut, AV bekerja di Indonesia, bahkan AV akan pulang untuk mengurus e-KTP miliknya

“Dia gak punya e-KTP, KTP yang manual hilang. Baru kemarin (berangkat kerjanya), bulan puasa aja ada di sini,” tutur Ujang, Kamis (18/7/2019).

Kabar itu juga dibantah oleh keluarga AV. Keluarga membantah kabar AV berada di China. Menurut keluarga, AV bekerja di Surabaya sejak sebulan yang lalu.

Saat dihubungi melalui sambungan telepon, AV tertawa mendengar dirinya dikabarkan berada di China dan mendapatkan penyiksaan dari suaminya.

Namun AV tak membantah jika ia sempat berada di China untuk bekerja, akan tetap sudah kembali ke tanah air.

“Sebenarnya aku kerja, bukan kayak gitu (menikah dan disiksa). Enggak tahu pokoknya aneh, (tapi) mungkin karena aku pulang (dari China) enggak ada kabar sama sekali mungkin orang-orang cari-cari aku. Aku pulang bulan Mei,” katanya.(aep/and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here