Polresta Tangerang Ringkus Bandit Curanmor Berpistol Rakitan yang Sudah Beraksi di 30 Lokasi

Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif memberi keterangan kepada awak media.(don)

Kabupaten Tangerang – Jajaran Polresta Tangerang berhasil membekuk 4 orang kawanan curanmor yang kerap melakukan aksinya di wilayah Banten dan Jakarta. Keempat pelaku tersebut yakni N alias Anas (26), RN (29), AH (26), dan YAP (23).

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, kawanan bandit tersebut ditangkap bermula dari laporan seorang warga Cikupa yang melaporkan sepeda motornya hilang saat diparkir di Rumah Makan Gumarang, Balaraja.

“Saat mendapat laporan dari korban, petugas langsung melakukan observasi ke wilayah Balaraja di mana dicurigai wilayah pelaku sering melakukan aksinya,” ujar Sabilul, Rabu (24/7/2019).

Saat melakukan observasi lapangan, polisi mencurigai seorang pria yang yang mengendarai sepeda motor yang identik dengan sepeda motor korban.

“Saat akan kami dekati, pria itu justru menunjukkan gelagat melarikan diri. Kami pun dengan cepat menghampiri pria itu,” katanya.

Saat dilakukan pemeriksaan, sepeda motor yang dipakai N memang identik dengan sepeda motor yang dilaporkan hilang.

Kecurigaan polisi benar, karena saar digeledah, ditemukan 1 gagang kunci Leter T, 2 mata kunci leter T, 1 pembuka magnet kunci, sebilah pisau bergagang kayu, dan senjata api (senpi) rakitan jenis revolver kaliber 3.8 mm berisi 3 butir peluru.

“Saat dilakukan penggeledahan, tersangka N sempat melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Anggota terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki tersangka. Dari keterangan tersangka diketahui bahwa ia melakukan aksi pencurian motor itu bersama rekannya bernisial RN,” ungkap Sabilul.

Modus yang digunakan pelaku saat mencuri motor dengan cara merusak kunci kontak menggunakan Leter T. Saat menjalankan aksinya, para tersangka selalu membawa senjata tajam dan senpi untuk melukai korban yang melawan.

Dari keterangan N, polisi menggerebak sebuah rumah kontrakan di wilayah Cikande, Kabupaten Serang dan meringkus RN. Di tempat yang sama, diringkus pula AH dan YAP yang berperan sebagai joki atau yang menyembunyikan kendaraan hasil kejahatan.

“Di kontrakan itu kami mengamankan 6 unit sepeda motor. Sehingga total sepeda motor yang kami amankan dari para tersangka sebanyak 7 unit yang telah diakui oleh para tersangka merupakan hasil kejahatan,” papar Sabilul.

Kawanan bandit itu telah melakukan aksi pencurian di 30 lokasi di wilayah Jakarta, Serang, Kragilan, Cikande, Cengkareng, Kapuk, Cikupa, Pasar Kemis, dan Balaraja. Sepeda motor hasil curian dijual ke wilayah Sumatera.

“Tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tutup Sabilul.(don/and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here