50 Koperasi di Pandeglang Bakal Dibubarkan, Ratusan Lainnya Terancam

Ilustrasi koperasi.(tribunnews.com)

Kabupaten Pandeglang – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Diskop dan UMKM) Kabupaten Pandeglang akan membubarkan 50 koperasi tidak lagi aktif.

Pembubaran puluhan koperasi tinggal menunggu persetujuan dari Kementerian Koperasi dan UKM.

“Sudah kami proses dari tahun 2017, sekitar 50 koperasi. Kami sudah usulkan ke kementerian agar dibubarkan. Kami hanya merekomendasikan,” kata Kepala Diskop Pandeglang, Tatang Muhtasar, Senin (29/7/2019).

Tatang menjelaskan, pembubaran puluhan koperasi sudah memenuhi syarat. Karena selain tidak aktif, mereka juga dinyatakan pailit, namun sudah melunasi hutang dari pihak ketiga berupa Kredit Usaha Tani (KUT).

Selain 50 koperasi tersebut, ratusan koperasi lainnya juga terancam dibubarkan karena diketahui tidak aktif. Ada 140 koperasi yang yang sudah tidak beroperasi sama sekali. Bahkan, belum melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

“Masih ada 311 koperasi lainnya yang juga belum menyelenggarakan RAT. Dari total 565 koperasi, baru 114 yang sudah melaksanakan. Jadi kami juga kesulitan untuk membina yang sama sekali tidak aktif,” jelas Tatang.

Terhadap koperasi yang masih aktif, Diskop akan terus melalukan pembinaan dan memberi apresiasi bagu koperasi yang memiliki neraca dan kepengurusan yang baik.

“Mereka yang terancam itu bukan cuma tidak aktif, namun karena kepengurusannya juga sudah tidak ada. Ketuanya tidak ada, sekretarisnya, dewan pengawas juga tidak ada,” lengkapnya.(aep/and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here