Ungkap Usia Lapisan Karang Pantai Binuangeun, Kepala BNPB Ingatkan Ancaman Gempa dan Tsunami

Kepala BNPB Letjen Doni Monardo melakukan penanaman pohon mangrove di pantai Labuan.(aep)

Kabupaten Pandeglang – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Letjen Doni Monardo mengatakan, berdasarkan penelitian, lapisan karang di pesisir Pantai Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, memiliki usia berbeda.

Ada tiga lapisan karang dengan usia mulai dari 3.000 tahun, 1.600 tahun dan 300 tahun. Artinya dijelaskan Doni, di wilayah tersebut saat itu pernah terjadi gempa dan tsunami pada saat tsunami.

Doni mengingatkan, meski tidak dapat diketahui kapan akan terjadi, namun bencana tersebut bisa saja terulang kembali.

“Apa yang pernah terjadi di masa lalu sangat mungkin terjadi di pada periode yang akan datang. Kapan? belum tahu, karena belum ada alat teknologi yang bisa mendeteksi kapan terjadinya gempa diikuti tsunami,” kata Doni saat penanaman pohon mangrove di Kecamatan Labuan, Pandeglang, Rabu (14/9/2019).

Dengan begitu, semua pihak harus sadar jika daerahnya rawan bencana serta menyiapkan masyarakat tangguh saat menghadapi bencana hingga ke lapisan keluarga.

Doni juga menyarankan kepada para para pemilik hotel di Pandeglang untuk memasang lampu sorot yang diarahkan ke laut.

“Peristiwa yang terjadi pada 22 Desember 2018 lalu kalau masyarakat yang ada di pesisir pantai itu melihat ke arah laut karena ada cahaya lampu mungkin kesiapannya akan lebih baik. Tapi kenyataannya di semua tempat tidak ada penerangan,” kata Doni.

Jenderal bintang tiga ini juga menanggapi shelter tsunami di Kampung Sawah, Labuan yang dianggap belum representatif dan perlu ditata kembali untuk menjadi tempat yang nyaman.

“Ya belum representatif, Ibu Bupati Pandeglang sudah menyanggupi untuk ditata kembali dan kita harapkan tempat itu jadi tempat yang nyaman,” katanya.(aep/and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here