Pesan Sukasti, Veteran Mata-mata Masa Perjuangan kepada Generasi Muda

Sukasti salah seorang veteran pejuang yang berpesan kepada generasi muda untuk menjaga semangat Nasionalis untuk menjaga persatuan dan kesatuan.(aul)

Tangerang – HUT Republik Indonesia menjadi momentum generasi masa kini untuk mengenang dan meneladani perjuangan para pejuang dalam merebut kemerdekaan dari penjajah.

Tak hanya laki-laki, pejuang wanita juga memegang peranan penting dalam kemerdekaan Indonesia.

Salah satunya Sukasti yang dulu tergabung dalam Laskar Putri. Sukasti menjadi salah satu pejuang yang dipercaya menjadi intel atau mata-mata untuk mengetahui gerak-gerik penjajah.

“Pada saat itu belum ada yang namanya tentara, hanya ada warga sipil yang memiliki keinginan dan kesadaran sendiri untuk membela bangsa dan negara dari penjajah, saya saat itu tergabung dalam Laskar Putri yang dibentuk oleh Ibu Hartina atau yang akrab disapa Ibu Tien Soeharto,” kenang Sukasti, Sabtu (17/8/2019).

Meski kini telah duduk di kursi roda, Sukasti masih mengingat setiap perjuangan yang ia alami saat masa merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

Ia mengatakan, saat itu semangat para wanita untuk ikut berjuang dalam kemerdekaan sangat menggebu-gebu sehingga rela untuk meninggalkan sekolah demi menjadi pejuang kemerdekaan.

“Meski akhirnya saat kemerdekaan sudah didapat, kami diminta untuk kembali ke sekolah untuk belajar dan menuntut ilmu,” ucapnya.

Sukasti pun berpesan kepada para generasi muda untuk menjaga kemerdekaan yang telah diraih sebagai salah satu pencapaian para pejuang di masa lalu. Bahkan, banyak kawan seperjuangannya yang saat ini sudah tiada.

“Pemuda Tangerang supaya meningkatkan semua yang baik untuk negara kita, kami para pejuang di masa lalu sudah berjuang untuk kemerdekaan dengan tujuan untuk memiliki harkat dan harga di mata dunia, saat ini hanya kalian yang bisa mewujudkan, di atas pundak kalian lah semuanya,” jelasnya dengan menggebu-gebu.

Sukasti juga berharap, agar generasi muda terus menegakkan semangat Nasional melalui semangat persatuan dan semangat ’45 yang telah diwariskan oleh para pejuang terdahulu.

“Generasi penerus membina jiwa semangat nasional untuk selama-lamanya untuk persatuan dan semangat ’45 itu yang hanya kita wariskan kepada penerus bangsa, di atas putra kalian letak nasib negara kita, perangilah terutama narkoba,” ucapnya.(aul/and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here