Guru SMPN 11 dan 25 Kota Tangerang Diminta Tak Malas Berinovasi

Tangerang – Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang Masyati Yulia mengajak guru di SMP Negeri 11 dan 25 tidak malas berinovasi. Ia menjelaskan, era revolusi industri 4.0 akan menjadi ancaman jika tak sesegera mungkin berinovasi dan mengejar ketertinggalan.

“Saya lihat guru di sini didominasi para guru muda, jadi mudah-mudahan tidak ada lagi guru yang masih kesulitan mengoperasikan laptop atau komputer,” terangnya, di SMPN 25 Kota Tangerang, Kamis (29/8/2019).

Masyati menuturkan, ajakan tersebut bukan tanpa sebab. Pasalnya, mulai tahun ajaran 2019/2020 akan diterapkan e-Rapor untuk tingkat SMP Negeri di Kota Tangerang.

“Otomatis ibu dan bapak guru sekalian akan mengisi aplikasi rapor tersebut. Jadi jika saat ini masih kesulitan, segera belajar lagi, Dinas Pendidikan banyak melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi di Tangerang. Jangan sampai dikalahkan oleh teknologi,” terangnya.

Ia berharap, dengan kemajuan teknologi dapat menjadikan guru semakin mudah dalam melakukan kegiatan belajar mengajar dengan tidak meninggalkan tujuan utama dari pendidikan itu sendiri.

“Perkembangan zaman itu pasti, begitu juga kemajuan teknologi. Jadi bapak dan ibu guru sekalian juga harus cepat mengejar kemajuan tersebut untuk dapat berinovasi dalan kegiatan pembelajaran,” katanya.

Selain itu, Dindik juga melakukan sosialisasi penerapan e-Rapor pada tahun ajaran 2019/2020 kepada guru yang hadir. Sebagai bentuk keseriusan penerapan e-Rapor, beberapa waktu lalu pihaknya telah memberikan pelatihan kepada operator SMP Negeri se-Kota Tangerang.

“Artinya kami sudah siap menerapkan e-Rapor. Jadi untuk pelatihannya akan ada gelombang ke 2, 3 dan seterusnya sampai benar-benar siap,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, e-Rapor bukan hanya akan diterapkan di SMP Negeri, tetapi juga swasta.

“Tapi sebagai pilot project awal terlebih dahulu di SMP Negeri,” singkatnya.

Sementara, Kepala SMP Negeri 11 Kota Tangerang, Marwan menegaskan bahwa pihaknya juga terus berupaya untuk mengajak para guru meningkatkan kompetensinya.

“Upaya tersebut bukan lain hanya untuk kemajuan pendidikan dalam mencerdaskan anak bangsa, khusunya anak-anak di Kota Tangerang,” tegasnya.

Bahkan ia secara khusus mengapresiasi langkah Dindik yang secara kontinyu melakukan roadshow ke setiap sekolah untuk melakukan pembinaan.

“Kemajuan teknologi akan menjadi momok bagi mereka yang tidak mau berinovasi. Insyaallah guru di SMPN 11 dan 25 akan terus berinovasi guna kepentingan kita semua,” tukasnya.(nji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here