Dinkes Lebak Evaluasi SOP Ambulans

Ilustrasi.(kompas.com)

Lebak – Standar operasional prosedur (SOP) ambulans di Kabupaten Lebak akan dievaluasi. Evaluasi dilakukan agar kasus jenazah yang dibopong karena puskesmas menolak mengantar dengan ambulans di Kota Tangerang tidak terjadi di Lebak.

“Kami akan mengevaluasi. Jujur saja, kasus di Tangerang itu ibarat kami juga diingatkan,” kata Sekretaris Dinkes Lebak, Triatno Supiyono, Senin (2/9/2019).

Sebenarnya, Pemkab Lebak sudah mempunyai mobil khusus membawa jenazah. Namun, jumlahnya masih sangat minim jika melihat luas wilayah.

“Tidak di tiap puskesmas. Ini akan coba kami diskusikan bagaimana caranya ketika ada kebutuhan bisa cepat terpenuhi,” ujarnya.

Menurut Triatno, peran kepala puskesmas sangat penting memberikan pemahaman kepada pegawai.

“Karena termasuk kondisi gawat darurat ya diperkenankan, peran kepala puskesmas ya di situ,” imbuhnya.(and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here