Distanbun Lebak: 400 Hektar Sawah Puso

Ilustrasi.(Jabarnews.com)

Lebak – Hingga awal September 2019, Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Lebak mencatat, sekitar 400 hektar sawah gagal panen atau puso.

“Mudah-mudahan tidak bertambah, sekarang kan sudah ada hujan,” kata Kepala Distanbun Lebak, Dede Supriatna, kemarin.

Gagal panen kata Dede diakibatkan terlambatnya tanam pada lahan tadah hujan marginal. Ratusan hektar tanaman padi yang mengalami puso terkonsentrasi di Malingping dan Wanasalam.

“Kami sudah menganjurkan kepada petani agar melakukan percepatan tanam pada bulan April. Kalau tanam di bulan April sudah bisa panen. Mereka tanam pada bulan Mei-Juni, kan kami tidak bisa melarang petani mau tanam, tapi mengimbau dan mengajak kewajiban kami,” tuturnya.

Keterlambatan tanam memang terjadi pada tahun ini. Jika biasanya panen dilakukan Januari-Februari, tahun ini dilakukan bulan Maret.

“Sehingga tanam yang keduanya ada yang bulan Mei, aturannya sudah tidak boleh,” jelas dia.(and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here