Minimalisir Kebakaran, Sampah di TPA Rawa Kucing Ditimbun Tanah Merah

Penimbunan sampah di TPA Rawa Kucing dengan tanah merah. Selain bertujuan mengurangi pelepasan gas methan, penimbunan dengan tanah merah juga meminimalisir kebakaran.(ayip)

Tangerang – Guna mengurangi risiko kebakaran dan meminimalisir pencemaran udara, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan penutupan landfill dengan tanah merah di TPA Rawa Kucing.

Penutupan landfil dengan tanah merah tersebut dimaksudkan untuk mengurangi polusi udara yang disebabkan oleh gas methan dari sampah. Ini sekaligus juga sebagai bagian dari usaha untuk meminimalisir kebakaran di TPA tersebut.

“Kami berusaha menutup landfil dengan tanah merah dalam rangka mengurangi pelepasan gas methan dan juga mencegah kebakaran,” ujar Kepala Bidang Kebersihan DLH Kota Tangerang, Buceu Gartina saat ditemui di TPA Rawa Kucing, Selasa (17/9/2019).

Baca Juga: Gunungan Sampah di TPA Rawa Kucing Terbakar

Buceu juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sudah rutin dilakukan oleh DLH setiap tahun sesuai standar Kementrian PUPR.

Penutupan dengan tanah merah tersebut lanjut Buceu, juga dilakukan dengan manfaatkan tanah merah bekas galian drainase.

“Yang harus kami tutup ada sekitar 15 hektar. Sementara di tahun ini yang teranggarkan baru bisa 10 hektar secara bertahap. Kekurangannya kami tutupi dengan menggunakan kembali tanah galian dari pembuatan drainase dan pengerukan lumpur jika ada kegiatan pada PUPR,” pungkasnya.(ayip/nji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here