Komplotan Penipu Rekrutmen Tenaga Kerja Dibekuk Polisi

Puluhan kwitansi bukti penerimaan uang yang diminta pelaku dengan iming-iming mendapat pekerjaan.(aul)

Tangerang – Empat pelaku penipuan rekrutmen tenaga kerja dibekuk Unit Reskrim Polsek Jatiuwung, Selasa (17/9/2019). Keempatnya adalah S, MA, AS dan S yang merupakan karyawan swasta di Tangerang.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Aditya Sembiring mengatakan, pelaku mengiming-imingi para korban mendapatkan pekerjaan dengan cara membayar sejumlah uang.

“Sebelumnya ada 54 korban pencari kerja mendatangi mapolsek melaporkan perkara penipuan dan penggelapan yang mereka alami. Dari laporan itu kami bergerak, dan berusaha mendapatkan para pelaku dengan menyamar sebagai pencari kerja,” ucap Aditya, Rabu (18/9/2019).

Setelah para pelaku terpancing, anggota Polsek Jatiuwung yang berpura-pura mencari pekerjaan tersebut meminta bertemu dengan para pelaku. Saat telah melakukan pertemuan, keempat pelaku tersebut pun akhirnya dibekuk.

“Empat pelaku berhasil kami amankan setelah dipancing anggota yang menyamar. Keempatnya masih kami lakukan pemeriksaan,” terang Aditya.

Aditya menduga aksi pelaku sudah dilakukan sejak lama. Hal tersebut dilihat dari laporan yang masuk dan jumlah korban yang mencapai puluhan orang.

“Mengingat korbannya yang banyak, pelaku sudah beraksi lama, pengakuannya sejak 4 bulan belakangan ini aksi penipuan itu dilakukan terhadap para korban,” terang dia.

Berdasarkan keterangan korban, permintaan uang yang dilakukan pelaku bervariasi antara Rp2 juta hingga Rp3,7 juta. Uang tersebut, merupakan uang pengikat, sehingga para korban yang telah menyetorkan uang diterima bekerja di salah satu perusahaan di Tangerang. Dari keempatnya, Polisi menyita satu unit handphone dan 27 lembar kwitansi sebagai bukti pemberiaan uang yang diminta pelaku.

“Pelaku diancam pasal penipuan dan penggelapan sesuai Pasal 378 dan 372 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 4 tahun,” tandasnya.(aul/and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here