Dua Pengamen di Tangerang Ditangkap Polisi Gara-gara Ini

Tak hanya sekali, RI dan T sudah kerap kali melakukan aksi penjambretan.(aul)@

Tangerang – Dua pengamen RI alias G (22) dan T alias A (29) diciduk jajaran Polsek Tangerang di rumahnya, di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Kapolsek Tangerang Kompol Puji Hardi mengatakan, RI dan T ditangkap setela menjambret tas seorang pengendara motor, di Jalan Jenderal Sudirman, depan LP3I, Babakan, Kota Tangerang, Senin, (9/9/2019) malam.

“Korban wanita hendak pulang setelah bekerja dari wilayah Cimone ke wilayah Modernland. Saat di depan LP3I, dua pelaku memepet motor korban dan menarik tas gemblok,” ujar Puji, di Mapolrestro Tangerang Kota, kemarin.

Korban bernama Atiek Susanti (31) terjatuh dari motornya hingga tak sadarkan diri.

“Korban langsung pingsan di tempat karena jatuh dari motornya, dan pelaku membawa kabur tas korban berisi handphone, dompet, dan uang Rp1,2 juta,” tutur Puji.

Korban tak melaporkan kejadian tersebut ke polisi, namun video korban yang sedang berada di rumah sakit yang viral langsung ditindaklanjuti petugas.

“Setelah kami lakukan penyelidikan, kedua pelaku ditangkap. Mereka mengaku menjambret korban dan telah melakukan aksi tersebut sebanyak 4 kali,” ungkap Puji.

Selain mengalami luka di pelipis dan mata kiri serta lebam di seluruh badan, Atiek mengaku masih trauma dengan yang dialaminya.

“Saya sampai sekarang belum berani berangkat kerja karena trauma, ditambah luka saya belum sembuh karena luka di pelipis harus dijahit,” Atiek.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pengamen tersebut dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.(aul/and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here