Usai Aksi Menolak RUU KPK dan KUHP, Sejumlah Mahasiswa Jalan Kaki karena Kehabisan Ongkos

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Satpol PP Kota Tangerang, A. Gufron Falfeli saat berbincang dengan sejumlah mahasiswa yang terpaksa berjalan kaki usai berunjuk rasa di gedung DPR RI. Mereka terpaksa berjalan kaki lantaran kehabisan ongkos.(aul)

Tangerang – Sejumlah mahasiswa yang berunjuk rasa menolak revisi UU KPK dan KUHP, di Gedung DPR RI Jakarta terpaksa berjalan kaki untuk kembali ke daerah asal mereka, Selasa (24/9/2019).

“Saat sedang melaksanakan patroli rutin, kami melihat puluhan pemuda yang sedang berkumpul, ada perempuan dan laki-laki, saat kami hampiri mereka mengaku mahasiswa yang baru melakukan aksi di Jakarta,” kata Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Satpol PP Kota Tangerang, A. Gufron Falfeli.

Saat ditanya tujuannya, mahasiswa tersebut hendak kembali ke wilayah Serang. Namun, lantaran kehabisan ongkos, mereka terpaksa berjalan kaki. Bahkan beberapa di antaranya ada yang kelelahan

“Mereka bilang kehabisan ongkos dan tidak mendapat transportasi serta kelelahan karena berjalan cukup jauh sehingga bingung untuk dapat kembali ke Serang,” ungkap Gufron.

Untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan, Satpol PP menemani dan membantu untuk mendapatkan transportasi.

“Karena kemanusiaan, ada wanita juga dan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan hingga terjadi gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Tangerang maka kami bantu untuk mendapat transportasi,” tuturnya.(aul/and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here