Sachrudin Ajak BWI Kelola Wakaf Bersama Baznas Kota Tangerang

Tangerang – Badan Wakaf Indonesia (BWI) perwakilan kota Tangerang gelar Rapat Kerja
Daerah (Rakerda) dan Launching Wakaf Uang yang berlokasi di Hotel Istana Nelayan Jl. Gatot Subroto Kota Tangerang, Selasa, (8/10/2019).

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin memberikan sambutannya dan membuka kegiatan tersebut secara resmi.

“Saya harapkan, Rakerda ini menghasilkan program kerja yang rasional dan tidak terlalu muluk. Sehingga bisa terealisasi satu per satu,” ungkap Sachrudin.

Dalam Rakerda kali ini, BWI juga sosialisasikan Undang-undang Wakaf No. 41 tahun 2004 dan Peraturan Pemerintah Nomor 25 tahun 2018 Tentang Wakaf.

“Pemahaman informasi perihal wakaf saya kira masih sangat minim, biasanya masyarakat awam hanya mengetahui bahwa wakaf hanya berupa tanah
untuk makam, atau sekolah. Untuk itu aturan ini harus terus digaungkan,” papar Wakil.

Dalam aturan tersebut diatas, wakaf sudah semakin luas pengertiannya, diantaranya adalah wakaf bisa berupa dana untuk pendidikan, kesehatan, sosial dan untuk berdakwah.

Sachrudin juga berharap agar BWI Kota Tangerang dapat bersinergi dengan Pemkot dan Baznas Kota Tangerang untuk bersama mensosialisasikan dan mengelola wakaf.

“Seperti BAZNAS yang mengalami peningkatan jumlah zakat tiap tahunnya setelah masuk dalam aplikasi Tangerang LIVE melalui fitur ayo
zakat dan pembuatan UPZ di masjid-masjid,” jelasnya.

“Saya berikan apresiasi pada BWI, bahwasannya pembayaran wakaf uang sudah bisa dilakukan di beberapa bank yang telah bekerjasama. Seperti
CIMB Niaga Syariah, BNI Syariah, Panin Dubai Syariah dan berbagai dompet digital lainnya. Semoga hal ini bisa lebih merangsang masyarakat untuk menyalurkan wakafnya,” sambung Sachrudin.

Pada kesempatan yang bersamaan, ketua BWI Provinai Banten B. Syafuri pun turut mengutarakan harapannya terkait pengelolaan wakaf yang segera akan dijalankan.

“BWI juga menunjuk para nazhir profesional, lalu pengelolaan wakaf digunakan untuk kemaslahatan umat. Kelak wakaf uang akan tetap utuh, nanti hanya hasil investasinya saja yang dibagikan,” pungkas Syafuri.(ayip/nji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here