Polisi Bandara Soetta Ungkap Kasus Bobol Tas Penumpang

Tangerang – Tangan-tangan jahil petugas bagasi yang beraksi bandar udara masih menghantui para penumpangnya. Pasalnya, jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta berhasil mengungkap sebanyak lima kasus bobol tas penumpang yang dilakukan oleh petugas bagasi di bandara di Indonesia.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Arie Ardian mengatakan, dari lima kasus tersebut berhasil diamankan puluhan barang bukti hasil kejahatan dan ratusan juta rupiah milik korban.

“Dalam waktu satu tahun, Polresta Bandara Soekarno-Hatta sudah berhasil ungkap lima kasus pencurian dodos tas di Bandara Soekarno-Hatta, baik itu melalui kargo atau bagasi perorangan,” jelas Arie di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (5/11/2019).

Barang-barang curian tersebut terdiri dari 21 jam tangan mewah, 44 buah handphone, dan uang tunai senilai Rp 170 juta yang berhasil dicuri oleh petugas bagasi. 15 tersangka pun berhasil diamankan dari lima kasus bobol tas yang terungkap selama tahun 2019.

Para tersangka tidak hanya melancarkan tindakannya di Bandara Soekarno-Hatta namun dilakukan juga di bandar udara besar lainnya seperti Bandara Kualanamu.

“Lima kasus ini ada yang TKP di Soetta, ada juga di bandara luar seperti Kualanamu dan Lampung. Tapi tetap karena dilaporkan di sini kita melakukan upaya penyelidikan sehingga kasus bisa terungkap,” ucap Arie.

Dari pendalaman, ternyata kejahatan tersebut dilakukan oleh tangan-tangan profesional yang sudah bekerja bertahun-tahun sebagai petugas pengantar barang.

“Kerja bervariasi ya lama kerjanya. Tapi memang rata-rata sudab bekerja satu sampai tiga tahun,” tukas Arie.

Ke-15 tersangka dijerat Pasal 363 ayat (1) KUHPidana dan atau pasal 480 KUHPidana tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (ayip/nji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here