Berjaga Saat Kampanye Pilkades, Polisi di Tangerang Tak Bawa Senpi

Tangerang – Kampanye Pilkades serentak di Kabupaten Tangerang resmi dimulai, Senin hingga Rabu (25-27/11/2019). Untuk pengamanan, satu desa akan dijaga 17 anggota polisi.

“Anggota yang berjaga di desa dilarang membawa senjata api atau yang berpeluru tajam,” kata Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi saat Apel di Lapangan Maulana Yudhanegara.

Ade memastikan, pasukan yang disebar untuk 92 desa dengan 363 calon kades itu tidak membawa senpi. Hal itu, kata dia, setelah memeriksa langsung barang bawaan anggota yang akan bertugas pengamanan.

Ade juga menjelaskan, jumlah pasukan pengamanan yang diterjunkan untuk mengamankan masa kampanye 1840 personel yang terdiri dari 340 personel Polsek, 352 personel polres, 848 BKO Polda Banten, dan 300 personel Brimob.

“Skema pengamanan 1 desa dijaga 17 polisi. Sedangkan brimob tiap polseknya 1 pleton atau 30 anggota,” kata dia.

Kapolres membeberkan, saat bertugas personel diwajibkan membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat. Hal itu, ujar Ade, agar anggota dapat mengenal lingkungan tugas dan dapat memetakan persoalan dengan cepat.

“Prinsipnya mengedepankan sikap humanis. Karena yang dijaga masyarakat yang akan menggelar hajat demokrasi,” tandasnya. (ayip/nji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here