Tingkatkan Mutu Pendidikan, Dinas Pendidikan Luncurkan Program Sekolah Penggerak

Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan meresmikan bergulirnya Program Sekolah Penggerak (PSP) jelang momen peringatan HUT Kota Tangerang ke-28 mendatang.

Program sekolah penggerak adalah program untuk meningkatkan kualitas belajar siswa yang terdiri dari 5 jenis intervensi untuk mengakselerasi sekolah bergerak satu sampai dua tahap lebih maju dalam kurun waktu tiga tahun.

Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah yang hadir secara langsung dalam acara peresmian tersebut menjabarkan program yang diusung oleh Pemerintah Pusat bagi seluruh sekolah tersebut bertujuan untuk membangun inovasi, kreativitas dan semangat belajar dengan menerapkan nilai – nilai pancasila dalam proses belajar mengajar.

“Kota Tangerang terpilih menjadi salah satu dari 111 kabupaten/kota yang melaksanakan tahap awal program sekolah penggerak,” terang Wali Kota dalam acara yang berlangsung di SMPN 1, Jl. Daan Mogot, Tangerang, Selasa (16/2/2020).

Selain itu, sambung Arief, melalui implementasi program Sekolah Penggerak nantinya seluruh sekolah yang di kota Tangerang bisa menjadi sekolah unggulan.

“Tidak cuma negeri tapi juga sekolah swasta bisa jadi sekolah unggulan,”

“Nanti akan dievaluasi programnya dan dikembangkan agar anak – anak di Kota Tangerang bisa memiliki kemampuan yang lebih baik,” ungkap Wali Kota.

“Terlebih di masa pandemi Covid19 agar anak – anak dan guru tidak merasa jenuh,” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin menjelaskan, tujuan dari program sekolah penggerak adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan.

“Agar setiap sekolah di kota Tangerang baik siswa dan gurunya lebih berkualitas,” jelasnya menambahkan Wali Kota.

Jamaludin menambahkan, dalam program sekolah penggerak ini kota Tangerang mendapatkan kuota untuk jenjang sekolah menengah pertama (SMP) sebanyak 32 dan sekolah dasar (SD) 18.

Lanjutnya, untuk tahap pertama pendaftaran sampai tanggal 5 Maret 2021 besok. Setelah itu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bakal menyeleksi para sekolah.

“Jadi setiap sekolah berhak ikut, tinggal mengikuti prosesnya. Kami bukan memilih sekolah favorit atau sekolah unggulan yang akan mengikuti program ini,” papar pria yang juga ketua PGRI Kota Tangerang itu.

Jamaludin juga membeberkan manfaat untuk sekolah bisa mengikuti sekolah penggerak. Dua di antaranya adalah meningkatkan hasil mutu pendidikan dalam kurun waktu tiga tahun serta meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan guru.

“Sekolah penggerak ini yang betul-betul berinovasi dan berkualitas dari semua sekolah menjadi sekolah penggerak. Dari angka 1-3 kualitasnya, jadi tergantung dari posisinya. Jadi kualitasnya kelihatan, dari tahap pertama, kedua dan ketiga dan seterusnya dan yang diharapkan semuanya berkualitas,” tukasnya.

Sebagai informasi, selain peresmian Program Sekolah Penggerak dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan hadiah lomba bagi guru dan pelajar mulai dari tingkat PAUD/TK, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam menyambut HUT Kota Tangerang ke-28 pada 28 Februari mendatang. (ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here