Abrasi Pantai Boulevard Sulut Hancurkan Belasan Rumah dan Jembatan

Jakarta, Suaranusantara.com – Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari melaporkan belasan rumah dan jembatan hancur di Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Rumah dan jembatan roboh akibat abarasi.

“Sebanyak 15 unit rumah beserta satu jembatan dan satu bangunan penginapan amblas oleh fenomena abrasi yang terjadi di pesisir Pantai Boulevard, Kelurahan Bitung dan Kelurahan Uwuran Satu, Kecamatan Kepulauan Amurang, Sore tadi waktu setempat,” ujar Abdul dalam keterangan tertulis, Rabu (15/6/2022).

Abdul mengatakan dari laporan visual dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Selatan, rumah dan jembatan yang terdampak abrasi, berada di bibir tebing yang berbatasan langsung dengan pantai. Akibat dalam hitungan kurang dari beberapa jam rumah dan jembatan hilang di makan air laut.

“Abrasi kemudian menggerus tebing pantai sehingga menyebabkan belasan rumah bergerak dan amblas bak ditelan air laut,”

Abdul mengatakan peristiwa amblasnya belasan rumah viral di media sosial dan sempat menjadi tontonan warga sekitar dan beredar. Sejauh ini kerugian akibat peristiwa itu masih dalam pendataan.

“Belum ada laporan mengenai korban jiwa, hingga saat ini tim gabungan masih melakukan kaji cepat untuk mendata lebih lanjut kerugian materiil,” paparnya.

Abdul mengatakan sebelumnya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini bahwa beberapa wilayah pesisir Indonesia berpotensi diterjang banjir pesisir mulai 11-23 Juni 2022, yang dipengaruhi oleh fenomena Super Full Moon pada Selasa (14/6). Pihaknya sudah memberikan peringatan melalui BPBD Minahasa Selatan.

“Untuk tindakan sementara mencegah abrasi untuk jenis pantai bertebing, masyarakat dibantu BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum dapat membuat tanggul sementara baik itu dari karung pasir atau kombinasi dengan bambu,” pungkasnya.(Edw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here