Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Said Iqbal Ultimatum Menteri: Tak Kerja, Siap Dilaporin ke Prabowo

Feri Spt by Feri Spt
9 June 2026
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Said Iqbal resmi dilantik Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh bicara soal kerja menteri (YouTube @sekretariat presiden)

Said Iqbal resmi dilantik Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh bicara soal kerja menteri (YouTube @sekretariat presiden)

1
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal memberikan ultimatum kepada menteri-menteri apabila tidak menjalankan program yang berkaitan dengan kesejahteraan dan perlindungan buruh.

Said Iqbal mengatakan dirinya memang bukan pengambil keputusan, namun mempunyai ruang untuk menyampaikan analisis, rekomendasi, serta evaluasi terhadap kinerja kementerian yang bersinggungan dengan urusan ketenagakerjaan.

Apabila diketahui ada menteri yang tidak menjalankan program, maka dirinya tak segan-segan untuk melapor ke Presiden RI Prabowo Subianto.

BACAJUGA

Said Iqbal Janji Bakal Usul Perhitungan Upah Minimum ke Prabowo

Resmi Jadi Bagian dari Istana, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kesejahteraan Buruh Salah Satunya Penghapusan Outsourcing

“Tentu saya akan mendatangi beberapa menteri untuk mendiskusikan karena penasihat Presiden ini kan enggak bisa mengambil keputusan, bukan eksekutor. Tapi kami bisa meyakinkan kalau menteri enggak bekerja ya kita lapor Presiden. Anda mau kerja apa saja jadi menteri? Kalau enggak ya mundur saja,” kata Said dalam konferensi pers usai pelantikan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin 8 Juni 2026.

Terlebih lagi, Said dipercaya sebagai Penasihat Khusus Presiden, maka dirinya diminta langsung oleh Prabowo untuk memberikan saran, pendapat, dan analisis kebijakan terkait ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh.

Ini sejalan dengan fokus utama pemerintah saat ini, yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi yang dibarengi pemerataan kesejahteraan

“Pertumbuhan itu harus diimbangi dengan redistribusi kekayaan yang merata, kesetaraan kesempatan. Kalau bahasa kami yang sederhana, kau boleh kaya, tapi jangan memiskinkan kami,” ujarnya.

Said mengatakan ada sejumlah hal yang menjadi fokusnya demi kesejahteraab buruh, di mana salah satunya pembenahan sistem hubungan industrial melalui revisi regulasi ketenagakerjaan atau alih daya (outsourcing).

Ia menilai praktik outsourcing yang selama ini berkembang perlu ditinjau ulang karena dianggap mengurangi kepastian kerja bagi buruh.

“Dalam waktu dekat akan ada rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Kita harus memastikan dalam rancangan undang-undang tersebut outsourcing, pekerja alih daya itu kalau bisa dihapus. Kalau lah tidak bisa, sekurang-kurangnya dibatasi dengan ketat,” kata Said.

Menurut dia, pembatasan outsourcing dapat dilakukan dengan hanya memperbolehkan sistem tersebut pada pekerjaan-pekerjaan penunjang.

“Misal hanya empat atau lima jenis pekerjaan penunjang saja,” ujarnya.

Said menilai kepastian kerja atau job security harus menjadi salah satu prioritas utama dalam reformasi ketenagakerjaan yang sedang disiapkan pemerintah.

Selain outsourcing, Said juga menaruh perhatian pada persoalan upah. Ia menilai mekanisme penetapan upah minimum saat ini perlu dievaluasi agar lebih mencerminkan kebutuhan hidup pekerja.

“Jangan orang kerja jadi miskin. Ketika kita bekerja, kita punya uang. Ketika kita selesai bekerja, kita enggak punya uang,” katanya.

Menurut Said, upah yang layak merupakan instrumen penting untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

“Kalau upahnya layak maka purchasing power-nya naik. Daya beli naik, konsumsi naik. Konsumsi naik, ekonomi akan tumbuh,” ujarnya.

Ia mengkritik sejumlah komponen kebutuhan hidup yang selama ini digunakan dalam formula pengupahan karena dianggap sudah tidak sesuai dengan kondisi saat ini.

“Selama ini pakemnya upah minimum daging tiga perempat kilogram satu bulan. Mana ada lagi yang kayak begitu. Ikan cuma lima potong ikan segar. Kan enggak masuk akal,” kata Said.

Karena itu, ia berencana menyusun analisis kebijakan yang lebih komprehensif terkait formula upah minimum dengan memperhitungkan kebutuhan riil pekerja, mulai dari konsumsi, transportasi, perumahan, pendidikan, hingga kebutuhan komunikasi.

Said juga menyoroti fenomena deindustrialisasi yang dinilainya menjadi salah satu penyebab meningkatnya pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor formal.

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan investasi yang masuk mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas dan menghidupkan kembali sektor manufaktur nasional.

“Industrialisasi sekarang ini mengalami deindustrialisasi. PHK terjadi di sektor-sektor formal,” ujarnya.

Ia menegaskan akan mengusulkan berbagai analisis kebijakan guna mendukung agenda reindustrialisasi nasional.

“Mungkin di situ kami akan mengusulkan beberapa pandangan-pandangan, membuat analisa kebijakan untuk memastikan dihidupkannya kembali reindustrialisasi,” kata Said.

“Kita ingin sektor formal, para pekerja bisa kembali bekerja di pabrik-pabrik, di perusahaan-perusahaan dan di tempat-tempat kerja lain.”

Ia juga menegaskan PHK harus menjadi opsi terakhir ketika perusahaan menghadapi tekanan ekonomi.

“Sebelum kamu PHK, misal kurangi dulu jam kerjanya, kurangi dulu shift-nya. Kan itu reduce terhadap labor cost,” ujarnya.

Tak hanya pekerja formal, Said ingin pemerintah memberikan perhatian lebih besar kepada pekerja sektor informal yang selama ini belum mendapatkan perlindungan memadai.

Ia mendorong penerapan konsep social protection floor atau perlindungan sosial dasar sebagaimana diatur dalam konvensi Organisasi Perburuhan Internasional (ILO).

“Apa itu social protection floor? Hak dasar. Jadi pedagang martabak, tukang becak, ibu jamu gendong, mama-mama pedagang sayur di Indonesia Timur sana, dia harus ada perlindungan dasar,” kata Said.

Menurut dia, negara harus memastikan seluruh pekerja, termasuk yang berada di luar sektor formal, mendapatkan perlindungan sosial minimum.

Selain itu, Said juga menyoroti kondisi buruh migran Indonesia yang masih menghadapi berbagai persoalan di luar negeri.

“Masih banyak kan kita temui pemerkosaan, pembunuhan, terkadang tanda petik ya, negara masih abai terhadap hak-hak buruh migran,” ujarnya.

Tags: BuruhMenteriPrabowoSaid Iqbal
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Ilustrasi dapur MBG atau SPPG dengan memanfaatkan kantin sekolah (Instagram @badaninformasinasional)
Nasional

Perluas MBG ke Wilayah 3T, BGN Buka Opsi Manfaatkan Kantin Sekolah

by Feri Spt
9 June 2026

Suaranusantara.com- Badan Gizi Nasional (BGN) tengah mempertimbangkan untuk memanfaatkan...

Mayjen Trenggono mundur dari TNI usai dilantik sebagai Wakil Kepala BGN (Instagram @sekretariat.kabinet)
Nasional

Dilantik Jadi Wakil Kepala BGN, Mayjen Trenggono Mundur dari TNI

by Feri Spt
9 June 2026

Suaranusantara.com- Mayjen Trenggono pada Senin 8 Juni 2026 resmi...

Nanik S Deyang akan rekrut 7 orang sebagai Dewan Pengarah BGN (Instagram @jurnalekbis)

Katanya Efisiensi, Nanik S Deyang Malah Akan Rekrut Tujuh Dewan Pengarah BGN

9 June 2026
Nanik S Deyang bicara soal refocusing MBG (Instagram @politis.me)

Nanik S Deyang Refocusing Penerimaan MBG: Sekolah Kaya Nggak Perlu

9 June 2026
Nanik S Deyang komitmen efisiensi MBG biar tak bebani anggaran negara (Instagram @akbarfaizal_unconsensored)

Sah Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Komitmen MBG Tak Bakal Bebani Negara

9 June 2026
Said Iqbal resmi dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Senin 8 Juni 2026 (Instagram @naraya.media)

Gabung Kabinet, Said Iqbal Janji Akan Tetap Lantang Suarakan Hak Buruh

9 June 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

3 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

3 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Said Iqbal resmi dilantik Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh bicara soal kerja menteri (YouTube @sekretariat presiden)
Nasional

Said Iqbal Ultimatum Menteri: Tak Kerja, Siap Dilaporin ke Prabowo

by Feri Spt
9 June 2026

Suaranusantara.com- Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal memberikan ultimatum kepada menteri-menteri apabila tidak...

Mendagri Minta Kepala Daerah Hentikan Rekrutmen Pegawai Honorer Baru

9 June 2026

Pemerintah-DPR Sepakati Transisi Aturan Belanja Pegawai 30% APBD

9 June 2026

Mengulik Profil Nanik S Deyang, Kini Resmi Pimpin BGN Usai Dilantik Prabowo

8 June 2026
Prancis vs Irlandia Utara

Prediksi Prancis vs Irlandia Utara: Pemanasan Krusial Kandidat Juara Dunia!

8 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com