Begini Penjelasan BNN Kota Tangerang Soal Minimnya Penindakan

Kota Tangerang – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang, AKBP Ahmad F mengakui pihaknya belum memiliki personel khusus pemberantasan narkotika.

Menurutnya, dengan minimnya peronel menjadi penyebab lamanya proses untuk penyelidikan dan penyidikan tindak pidana narkotika.

”Kami akui petugas BNN tidak bisa melakukan penyidikan lebih mendalam karena tidak ada orangnya,” ujar Ahmad, Kamis (11/10/2018).

Ahmad mengatakan, kebutuhan utama yang ada di BNN Kota Tangerang adalah petugas pemberantasan, penyidikan dan petugas lapangan yang terlatih.

”Saya mah tidak minta banyak-banyak cukup lima orang saja bidang pemberantasan narkotika,” terangnya. 

BNN Kota Tangerang kata dia, sudah pernah melayangkan surat permohonan permintaan personel ke Polres Metro Tangerang Kota.

Mereka merespon surat tersebut dan memberikan satu orang personel yang bukan bidang pemberantasan. ”Surat yang kami ajukan ke Polres bulan Januari lalu. Tetapi tidak sesuai dengan harapan,” katanya.

Pengajuan tersebut lanjut dia, sesuai dengan Peraturan Kepala BPN Nasional nomor 05 tahun 2015 tentang organisasi dan tata kerja BPN Provinsi dan BPN Nasional Kota/kabupaten.

”Jadi kami pun diberikan kewenangan untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana narkotika tahun 2018 maka diharapkan ada BKO personel polri dibagian resere,” katanya. 

Penambahan tersebut akan berdampak pada upaya pemberantasan peredaran narkoba di wilayah Kota Tangerang yang maksima.

”Upaya pemberantasan selama ini kami masih ketergantungan kepada petugas bantuan dari Satuan Resere Narkoba Polres Metro Tangerang Kota dan BNN Provinsi Banten,” terangnya. (ahmad/nji)