BEM UMT Ajak Generasi Muda jadi Pengusaha Kreatif dan Inovatif

Foto: Akim
Foto: Akim

Keluarga Besar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menggelar Seminar Nasional Pendidikan Keriwausahaan di Aula Al-Amanah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Minggu (4/2).

Seminar bertajuk Optimaslisasi Pendidikan Kewirausahaan Terhadap Pemanfaatan Sumberdaya Ekonomi Kreatif ini terbuka untuk umum dan dihadiri oleh 660 peserta. Hadir sebagai keynote speaker pada seminar ini antara lain Staf Khusus Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Teguh Boediyana, Ketua DPRD Kota Tangerang, Suparmi, serta Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Tangerang, M. Yusuf.

M. Yusuf mengatakan para mahasiswa ini harus mandiri karena persaingan ke depannya akan semakin ketat dan para individu ini harus kuat, dalam hal ini kewirausahaaan dan kemandirian. “Pengetahuan jangan dipelajari di kampus saja tetapi juga dari pendidikan informal seperti dari internet. Kita tidak bisa menggantungkan kepada pihak lain, pemerintah hanya bisa memfasilitasim tetapi semuanya kembali ke individu,” papar Pjs.

Teguh Boediyana mengapresiasi inisiatif pola pikir para mahasiswa yang ingin menjadi seorang wiraswasta. Menurut Teguh, tulang punggung perekonomian Indonesia adalah para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM). “Tulang punggung perekonomian kita ada di pengusaha kecil. Setelah lulus, para mahasiswa tentu bisa melakukan kegiatan yang bernilai tinggi. Mereka harus kreatif dan inovatif,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Teguh, para mahasiswa dengan tingkat kecerdasan dan intelektual yang tinggi dapat menjawab tantangan-tantangan yang dihadapi dalam dunia usaha. “Saya melihat yang menjadi kebutuhan mahasiswa adalah motivasi. Mereka harus tahu bahwa konsekuensinya itu tidak ringan, harus siap babak belur,” tuturnya. Oleh karena itu, ia menekankan kepada para generasi muda khususnya mahasiswa harus siap mental. “Orang Jepang dan China bisa berhasil karena mental mereka kuat. Jadi, mental para mahasiswa dan generasi muda ini harus dipupuk agar dapat menjadi mental seorang enterpreneur,” tukasnya.

Sementara itu, Suparmi mendukung kegiatan positif yang mendidik generasi muda supaya bergerak menjadi orang yang mandiri. “Kegiatan ini luar biasa untuk mendidik anak muda, kita memberikan pencerahan terkait tema yang diberikan panitia. Semoga mereka selalu bersemangat berusaha bagaimana menumbuhkan jiwa kepemimpinan, karena mereka adalah penerus bangsa,” ujar Suparmi.

Suparmi juga mengatakan, keadaan ekonomi Kota Tangerang saat ini kurang begitu bagus. Akan tetapi, pemkot memiliki program pembinaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). “Kemarin melalui Tangerang Expo, kita memamerkan para pelaku UMKM supaya generasi muda ini tahu pemkot memiliki progam pembinaan UMKM. Pemerintah harus bisa menjembatani para pelaku UMKM ini,” tandasnya. (Akim)