Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Daerah

Sekuriti Taman Impian Jaya Ancol Aniaya Pria Hingga Tewas, Pengelola Minta Maaf

Feri Spt by Feri Spt
1 August 2023
in Daerah
Reading Time: 1 min read
A A
2
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SuaraNusantara.com – 4 sekuriti Taman Impian Jaya Ancol, Pademangan, Jakarta Utara keroyok seorang pria hingga tewas.

Korban diketahui bernama Hasanudin (43), ia tewas setelah dianiaya ke 4 sekuriti.

“Betul, korban atas nama Hasanuddin (43) dianiaya oleh beberapa oknum sekuriti yang mengamankan Ancol,” kata Kanit Reskrim Polsek Pademangan Iptu I Gede Gustiyana, Senin, 31 Juli 2023.

BACAJUGA

Sebanyak 176 Ribu Orang Padati Ancol Selama Libur Nataru

Ancol Hadirkan Konsep Liburan Tematik untuk Seluruh Keluarga

Awal mula, Korban H diamankan sekuriti yang sedang berpatroli. Dirinya dicurigai hendak melakukan perbuatan pidana.

“Salah satu saksi sekuriti melakukan patroli, kemudian dia menemukan salah satu orang (korban) dicurigai melakukan tanda-tanda tindak pidana di sekitaran Ancol. Saksi mengamankan orang tersebut,” kata dia.

“Dari keterangan, korban ini adalah salah satu residivis atau yang suka melakukan tindak pidana pencurian HP atau dompet baik di dalam bus atau tempat umum lain,” imbuhnya.

Namun, saat diamankan tidak ditemukan barang bukti tindak pidana yang dilakukan korban.

Polisi menduga para pelaku menganiaya korban untuk mendapatkan pengakuan.

“Waktu diamankan tidak ditemukan barang bukti, mungkin menurut perkiraan kami mereka melakukan tindak pidana kekerasan ini untuk membuat si korban mengakui itu,” tuturnya

Akibat perbuatannya, ke 4 tersangka telah diamankan pihak kepolisian.

Para pelaku yang ditangkap adalah P (35), H (33), K (43), dan S (31). Adapun pengeroyokan itu terjadi pada Sabtu (29/7) siang.

Pihak pengelola Taman Impian Jaya Ancol tidak membenarkan tindakan para pelaku dalam menganiaya korban hingga tewas.

“Kami pun sangat menyayangkan insiden ini serta memohon maaf sebesar-besarnya kepada keluarga korban. Kami telah menyerahkan segala proses hukum kepada pihak yang berwajib,” kata Pejabat Humas Ancol Ariyadi Eko Nugroho, Selasa, 1 Agustus 2023.

Ia menegaskan pihaknya tidak memberikan toleransi atas kekerasan yang berujung kematian pria tersebut.

“Kami tidak membenarkan tindakan yang diambil oleh oknum keamanan yang merupakan tenaga alih daya tersebut,” imbuhnya.

Menindaklanjuti hal ini, Ancol memberhentikan keempat sekuriti tersebut. Keempatnya bukan lagi sekuriti Ancol.

“Betul dipecat, setelah dimintain keterangan oleh pihak berwajib. Oknum tersebut saat ini sudah tidak bertugas di Ancol,” kata Eko. (Alief)

Tags: AncolPenganiayaanSekuritiTaman Impian Jaya Ancol
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Ranperda Air Minum Mulai Dibahas, DPRD DKI Tekankan Pemerataan Layanan untuk Warga
Daerah

Ranperda Air Minum Mulai Dibahas, DPRD DKI Tekankan Pemerataan Layanan untuk Warga

by SNC 7
13 April 2026

Suaranusantara.com - DPRD DKI Jakarta menggelar rapat paripurna pada...

DPRD DKI Sidak Pasar Minggu, Temukan Tumpukan Sampah
Daerah

DPRD DKI Sidak Pasar Minggu, Temukan Tumpukan Sampah

by SNC 7
13 April 2026

Suaranusantara.com - Anggota DPRD DKI Jakarta sekaligus Penasihat Fraksi...

Paskah Penuh Kepedulian, AHY Salurkan Bantuan dan Perkuat Nilai Solidaritas. (Dok: Mayzka)

Demokrat Perkuat Partai Nasionalis-Religius, AHY Salurkan Bantuan saat Paskah

12 April 2026
Warna Fine Living Sarana Jaya. (Dok: Istimewa)

Warna Fine Living Sarana Jaya Perkuat Daya Tarik Hunian 2026

11 April 2026

Isu Toleransi Kembali Disorot, DPRD DKI Sebut Izin Rumah Ibadah Masih Sulit

9 April 2026
Kemiskinan ekstrem di Kabupaten Lebak turun.(ist)

Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Lebak Turun Jadi 0,53 Persen

7 April 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

9 months ago
Momen Presiden RI Prabowo Subianto saat akan memasuki lapangan upacara bersama dengan Ketum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke 5 RI Megawati Soekarnoputri, Senin 2 Juni 2025 (instagram @presidenrepublikindonesia)

Kembali Bertemu, Prabowo Cocokan Jadwal dengan Megawati Agar Bisa Hadir di Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

11 months ago
Puan Maharani respon soal perubahan dari Kementerian BUMN jadi BP BUMN (instagram @ketua_dprri)

Kementerian BUMN Diganti Jadi BP BUMN, Puan Maharani: Semoga Bisa Berjalan Baik

6 months ago
Kediaman Prabowo Subianto di Kertanegara IV Jakarta Selatan didatangi sejumlah calon menteri ada 35 orang hingga petang ini (instagram @netizenindonesiaid)

Penuhi Undangan Prabowo, hingga Petang Ini Sudah Ada 35 Calon Menteri yang Hadir di Kertanegara, Berikut Daftar Nama-namanya

1 year ago

Sinopsis Film Zombieland: Double Tap, Bertahan Hidup di Dunia yang Dipenuhi Zombie

3 years ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Nasional

Evaluasi WFH ASN Dimulai, Kementerian PANRB Temukan Sejumlah Catatan Penting

by SNC 7
14 April 2026

Suaranusantara.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mencatat masih terdapat sejumlah hal yang perlu...

Kementerian PANRB Klaim WFH ASN Pekan Pertama Berjalan Lancar

14 April 2026

Kecelakaan Menurun, Pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026 Dapat Apresiasi DPR RI

14 April 2026

Pemerintah Hibahkan Aset ke Pelabuhan Mamuju, Dorong Produktivitas Layanan

14 April 2026
Dinilai Tak Adil, DPR Desak Transparansi SPMB 2026

Dinilai Tak Adil, DPR Desak Transparansi SPMB 2026

13 April 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com