Dispora Gandeng TNI Latih Paskibraka Kota Tangerang

Kota Tangerang – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang telah melakukan persiapan pasukan pengibar bendera untuk ditugaskan pada 17 agustus 2018 mendatang.

Kepala Bidang Pemuda Dispora Kota Tangerang, Ahmad Suhaely mengatakan, persiapan telah mencapai 80 persen.

Berbeda tahun sebelumnya, ditahun ini Dispora menggandeng pasukan pendamping dari Arhanudri 1 Kostrad, untuk melatih dan mendampingi para pelajar yang terpilih menjadi pasukan pengibar bendera.

“Kita lakukan training center pada calon pasukan pengibar bendera pusaka Kota Tangerang yang berjumlah 50 peserta, mulai dari 3 agustus, untuk Pelatih kita mendatangakan dari Arhanudri 1 kostrad, kodim dan Purna paskibra indonesia (PPI)” ujar Suhaely, Kamis (9/8/2018).

Sebelumnya, pihaknya menggelar seleksi yang diikuti ribuan Pelajar Sekolah Lanjut Tingkat Atas (SLTA) baik swasta maupun negri se-Kota Tangerang yang dilaksanakan pada jauh hari untuk kemudian diseleksi kembali menjadi 450 peserta, dan disebar di masing masing Kecamatan se-Kota Tangerang.

“Setelah kita sisihkan sebannyak 450 peserta, 50 diantaranya kita ambil untuk tingkat Kota dan sisianya kita sebar di masing masing kecamatan se-Kota Tangerang,” ujarnya.

Sementara itu Katrina Iswandari Kasi pemberdayaan dan pengembangan pemuda secara teknis menjelaskan dalam tahap selesksi dan pelatihan, Dispora Kota Tangerang dibantu dengan Purna Paskibra Indonesia (PPI) Kota Tangerang.

Pada pengibaran tahun ini pula para pasukan pengibar bendera pusaka Kota Tangerang, akan didampingi oleh pihak TNI sebagai pasukan pendamping.

“Pada tahun ini kita menghubungi pihak TNI sebagai pasukan pendamping yang terdiri dari 45 peserta sebagai pendamping dari paskibraka Kota Tangerang,” ujarnya.

Ia juga mengatakan training center tersebut meliputi pelatihan fisik dan meningkatkan psikis para pengibar bendera agar mereka dapat mengibarkan bendera pada perayaan tersebut tanpa kendala yang berarti.

“Segala kemungkinan kita persiapkan didalam training center ini, sehingga anak-anak dapat siap dan handal dengan kemungkinan terburuk sekalipun,” tandasnya. (akim/nji)